Perjuangkan Nasib Peternak Ayam, BEM Gelar Demo Kritisi Kementan

Perjuangkan Nasib Peternak Ayam, BEM Gelar Demo Kritisi Kementan
Agricom.id

11 October 2021 , 06:07 WIB

Agricom.id, JAKARTA - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, BEM Fakultas Peternakan Unsoed, BEM Fakultas Peternakan Unpad, dan BEM UI menggelar aksi unjuk rasa di kasawan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (11/10/2021).

Aksi tersebut berkaitan dengan isu polemik perunggasan nasional. Semula aksi tersebut akan berlangsung di Taman Aspirasi. Hanya saja, mahasiswa yang datang dari Parkir IRTI melakukan orasi dan membacakan sejumlah tuntutan di kawasan Patung Kuda.

Sekitar 100-an massa yang hadir dalam aksi damai tersebut. Tak lupa mereka menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketata. Sejumlah poster dan spanduk tuntutan seperti "PETERNAK MERANA, KEMENTAN KE MANA?" , " ADA APA DENGAN UNGGAS" hingga "MAHASISWA BERSAMA PETERNAK MANDIRI. DULU, KINI, DAN SELAMANYA".

Pantauan di lokasi, massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB. Sempat terjadi negosiasi antara massa aksi dengan pihak kepolisian mengingat aksi unjuk rasa berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Akhirnya, massa diterima perwakilan dari Kementerian Pertanian, kemudian meneken pakta integritas terkait penuntasan polemik perunggasan nasional yang banyak merugikan peternak rakyat.

Yusuf, perwakilan dari BEM Fakultas Peternakan Unsoed mengatakan, aksi kali ini berfokus pada regulasi serta kesesuaian kerja antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. "Kami sudah melakukan diskusi publik dan mengundang dua kementerian itu terkait polemik perunggasan yang menyebabkan harga ayam hidup dari peternak itu hancur baik ternak unggas pedaging maupun petelur," kata Yusuf.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Makmum berjanji akan menjalankan poin-poin yang menjadi tuntutan mahasiswa. "Masukan ini, apa yang menjadi poin-poin yang menjadi konsen mahasiswa Insha Allah kami sepakat, jadi kami tandatangani. Insha Allah akan kami jalankan seluruh poin yang diamanatkan kepada Kementerian Pertanian," tegas Makmum.

Sekitar pukul 11.30 WIB, aksi massa membubarkan diri dengan tertib. Satu per satu demonstran meninggalkan kawasan Patung Kuda.


 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP