Harga CPO Bursa Malaysia Jumat (9/10) Anjlok hingga RM86 per Ton, Kontrak Oktober Jadi RM4.362

AGRICOM
Dok. Agricom / Harga CPO Bursa Malaysia Derivatives melemah hingga RM86 per ton pada Jumat (9/10/2026), sementara harga CPO KPBN Inacom bertahan di Rp14.850/kg. Pelemahan bursa terjadi setelah penghapusan bea keluar CPO Malaysia tidak diumumkan dalam Anggaran Belanja 2027.
Harga CPO Bursa Malaysia Derivatives melemah pada Jumat (9/10/2026), dengan kontrak Oktober dan November turun masing-masing RM86 per ton. Volume perdagangan menyusut, sedangkan kontrak terbuka meningkat. Di pasar domestik, harga CPO KPBN Inacom tidak berubah di level Rp14.850/kg.

AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Pelemahan terjadi setelah rencana penghapusan bea keluar CPO Malaysia tidak diumumkan dalam Anggaran Belanja 2027.

Dilansir Bernama, seluruh kontrak berjangka CPO yang tercatat mengalami penurunan pada penutupan perdagangan. Kontrak Oktober 2026 dan November 2026 masing-masing turun RM86 menjadi RM4.362 dan RM4.465 per ton.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Kamis 8 Oktober 2026 Naik hingga RM4.925 per Ton, KPBN Naik menjadi Rp14.850/Kg

Sementara itu, kontrak Desember 2026 melemah RM69 menjadi RM4.592 per ton. Kontrak Januari 2027 terkoreksi RM58 menjadi RM4.709 per ton, sedangkan kontrak Februari 2027 turun RM44 menjadi RM4.810 per ton.

Adapun kontrak Maret 2027 melemah RM23 menjadi RM4.902 per ton.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan harga terjadi di seluruh kontrak yang diperdagangkan. Tidak diumumkannya rencana penghapusan bea keluar CPO Malaysia dalam anggaran belanja negara menjadi salah satu faktor yang disoroti dalam perkembangan pasar tersebut.

BACA JUGA: IPOC 2026: GAPKI Bahas Harga Sawit 2027, Ketahanan Pangan dan Energi di Tengah Geopolitik Global

Volume Perdagangan Turun, Kontrak Terbuka Meningkat

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives turun menjadi 145.207 lot pada Jumat, dibandingkan 160.977 lot pada perdagangan Kamis (8/10/2026).

Sebaliknya, jumlah kontrak terbuka atau open interest meningkat menjadi 337.867 kontrak dari sebelumnya 333.864 kontrak.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Jumat (9/10) Bertahan di Rp14.850/kg, Bursa Malaysia Turun hingga RM86 per Ton

Data tersebut memperlihatkan aktivitas transaksi harian menyusut, sementara jumlah kontrak yang masih terbuka mengalami peningkatan.

Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman Oktober di wilayah selatan Malaysia turun RM10 menjadi RM4.450 per ton.

 

Harga CPO KPBN Inacom Tidak Berubah

Berbeda dengan pergerakan harga di Bursa Malaysia, harga CPO melalui tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom bertahan pada Jumat (9/10/2026).

Harga CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp14.850/kg, sama dengan harga pada Kamis (8/10/2026). Dengan demikian, tidak terdapat perubahan harga pada perdagangan tersebut.

BACA JUGA: Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi USD 1.042,15/MT, BK USD 178 dan PE USD 130,269 per MT

Perbedaan pergerakan harga di Bursa Malaysia dan KPBN menunjukkan bahwa pasar berjangka Malaysia dan pasar tender domestik dapat bergerak dengan arah berbeda dalam satu periode perdagangan.

Pelaku industri sawit perlu mencermati perkembangan harga di kedua pasar tersebut, termasuk kebijakan perdagangan, aktivitas transaksi, dan pergerakan kontrak berjangka, untuk memahami dinamika pasar CPO secara lebih menyeluruh. (A3)

Pos terkait