PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menyalurkan susu pertumbuhan anak, susu ibu hamil, dan vitamin kepada 200 penerima manfaat di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Program TJSL ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi ibu dan anak, di tengah catatan 535 kasus insiden stunting balita di daerah tersebut pada Triwulan II 2026.
AGRICOM, ROKAN HULU – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat dukungan terhadap upaya percepatan penurunan stunting melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan nutrisi kepada 200 penerima manfaat serta edukasi kesehatan mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.
Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah operasional perusahaan.
Berdasarkan data Triwulan II Tahun 2026 yang tercatat dan terlapor dalam Aplikasi Sigizi Kesga Kementerian Kesehatan, terdapat 535 anak balita insiden stunting di Kabupaten Rokan Hulu. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pemenuhan gizi serta pencegahan stunting bagi ibu dan anak. Permohonan Dukungan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Riau Tahun 2026.
Program percepatan penurunan stunting ini direncanakan akan dilaksanakan di empat kabupaten sasaran, yakni Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu. Pada masing-masing kabupaten, pelaksanaan program akan diintegrasikan melalui dua puskesmas setempat guna memastikan penyaluran bantuan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Dengan demikian, program ini akan melibatkan delapan puskesmas sebagai titik pelaksanaan dan penyaluran manfaat di empat kabupaten tersebut.
BACA JUGA: Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Cek Kesehatan Gratis di Labuhanbatu Utara
Dalam pelaksanaannya, Agrinas Palma Nusantara menyalurkan dukungan nutrisi kepada 200 penerima manfaat, berupa susu pertumbuhan anak, susu ibu hamil, serta vitamin. Kegiatan juga dilengkapi dengan edukasi kesehatan mengenai stunting sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting sejak dini.
Staf Ahli Bupati Rokan Hulu, Margono, S.Sos, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) atas dukungan dan kontribusi perusahaan dalam membantu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memperkuat upaya percepatan penurunan stunting. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) atas dukungan yang diberikan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rokan Hulu. Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Margono, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Minggu (11/10).
BACA JUGA: FWUMKM Gelar Turnamen Biliar, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan TJSL PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mochammad Gatut Mukti Wirawan, menegaskan bahwa dukungan terhadap percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, di wilayah operasional perusahaan.
“Bagi Agrinas Palma Nusantara, upaya percepatan penurunan stunting bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gatut.
Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
BACA JUGA: IPOC 2026: GAPKI Bahas Harga Sawit 2027, Ketahanan Pangan dan Energi di Tengah Geopolitik Global
Sementara itu, Perwakilan dari CRO Riau 3 Kabag Keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jefridin Tambusai, menyampaikan bahwa pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Rokan Hulu menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Penanganan stunting memerlukan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak. Melalui program ini, kami berharap dukungan nutrisi yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung bagi ibu dan anak, sekaligus meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Jefridin.
Menurut Jefridin, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan di daerah menjadi penting agar program tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Jumat (9/10) Bertahan di Rp14.850/kg, Bursa Malaysia Turun hingga RM86 per Ton
Program ini merupakan bagian dari kontribusi TJSL Agrinas Palma Nusantara yang berfokus pada peningkatan gizi, penguatan keluarga, layanan kesehatan, serta pembentukan generasi sehat masa depan. Pelaksanaannya turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah. (A3)
