PT Oxytane Mitra Indonesia: Hadirkan Solusi Aditif Bahan Bakar Berstandar Global Tanpa Emisi Karbon

AGRICOM
Dok. Agricom / Pemimpin Redaksi Agricom, Ignatius Ery Kurniawan (kanan) Bersama Perwakilan Oxytane Internasional, Ali, dan Presiden Direktur PT Oxytane Mitra Indonesia, Sofi Raharja di Trade Expo Indonesia 2026 ke 41, Minggu, 18 Oktober 2026.
Oxytane diproduksi lokal dengan teknologi ramah lingkungan, guna merevolusi pemakaian bahan bakar, efisiensi biaya energi dan tanpa emisi karbon.

AGRICOM, Tangerang – Tantangan perubahan iklim global mendorong berbagai sektor industri dan transportasi untuk segera mengadopsi teknologi yang ramah lingkungan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Oxytane Mitra Indonesia secara resmi memperkenalkan Oxytane, produk aditif bahan bakar (fuel treatment) berteknologi mutakhir yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi pembakaran sekaligus mengurangi emisi karbon secara signifikan.

Berbeda dengan produk peningkat oktan (octane booster) konvensional yang beredar di pasaran, Oxytane bekerja dengan pendekatan yang sepenuhnya baru. Melalui formulasi berpaten dari Oxytane International (UK), aditif ini bekerja langsung di tingkat molekuler untuk merapatkan kepadatan bahan bakar serta mereduksi muatan elektrostatis yang sering memicu hambatan cairan dan gelembung udara dalam tangki bahan bakar mesin atau kendaraan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Paviliun Campuspreneur TEI 2026 Tampilkan Produk Unggulan Mahasiswa Berorientasi Ekspor

Hasilnya, bahan bakar fosil bensin maupun diesel dapat teratomisasi secara sempurna saat memasuki ruang bakar. Efek domino dari pembakaran yang presisi ini tidak main-main: efisiensi konsumsi bahan bakar diklaim mampu meningkat mulai dari 10 persen hingga di atas 25 persen, tergantung pada jenis mesin dan kondisi operasional kendaraan.

Menurut Presiden Direktur PT Oxytane Mitra Indonesia, Sofi Raharja, kehadiran produk Oxytane di Indonesia bukan sekedar bisnis aditif bahan bakar, melainkan sebuah komitmen nyata guna mendukung pembangunan nasional tanpa emisi karbon.

“Kami menggunakan paten teknologi United Kingdom, guna menghasilkan produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi biaya bahan bakar dan emisi karbon”, kata Sofi kepada Agricom di pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, Minggu (18/10/2026).

BACA JUGA: Asa Ekspor UMKM Tumbuh dari Paviliun Pilihan Busan di TEI 2026

Imbuhnya, keselarasan lingkungan dapat terwujud melalui penggunaan Oxytane pada bahan bakar, tanpa mengurangi performa mesin atau kendaraan.

Berstandar Internasional, Oxytane diproduksi Lokal

Langkah PT Oxytane Mitra Indonesia memproduksi aditif ini secara lokal di Cibitung, Jawa Barat, menjadi sinyal kuat keseriusan mereka menggarap pasar domestik dan regional. Kualitas produksi dalam negeri ini terbukti tangguh karena formula Oxytane sendiri telah resmi terdaftar di Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (USEPA) serta berhasil lolos uji standar mutu internasional seperti EN590 dan ASTM.

Selain memberikan dampak langsung pada penghematan pengeluaran bahan bakar konsumen, reduksi emisi hidrokarbon dan karbon monoksida berbahaya hingga 70 persen menjadi keunggulan utama yang terus dikampanyekan dalam berbagai ajang pameran teknologi hijau nasional.

BACA JUGA: TEI 2026 Resmi Dibuka, Bidik Transaksi USD17,5 Miliar dan Perluas Pasar Ekspor

Pada kegiatan Trade Expo Indonesia 2026 ke 41 yang berlangsung 14-18 Oktober 2026, Oxytane kembali mendukung pembangunan nasional tanpa emisi karbon di Indonesia. Menurut perwakilan Oxytane Internasional, Ali, keberadaan Oxytane di Indonesia bagian dari komitmen global untuk efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon.

“Keunggulan produk Oxytane dapat mendukung pembangunan nasional tanpa emisi karbon di Indonesia“, ujar Ali menegaskan.

Dengan fleksibilitas penggunaan yang tinggi, produk Oxytane dapat digunakan kendaraan roda dua, mobil pribadi, armada truk operasional, hingga mesin genset industri. Oxytane kini menjadi salah satu solusi praktis dan efisien yang patut diperhitungkan di tengah fluktuasi harga energi global saat ini. Apabila efisiensi biaya energi menjadi tujuan korporasi dalam menggunakan produk ramah lingkungan tanpa emisi karbon, maka penggunaan Oxytane dapat membantu korporasi mencapai tujuannya. (A1)

Pos terkait