Harga karet kembali menguat pada awal pekan setelah terkoreksi selama empat hari perdagangan pada awal September 2026.
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet acuan SGX-SICOM pada perdagangan Senin (7/9/2026) kembali menguat. Harga karet dengan Kadar Karet Kering (KKK) 100% tercatat setara Rp41.133 per kilogram (kg), naik Rp175 per kg dibandingkan perdagangan Jumat (4/9/2026) sebesar Rp40.958 per kg.
Berdasarkan data perdagangan, harga SGX-SICOM naik dari 232,7 menjadi 234,4 US cent per kg. Sementara itu, nilai tukar rupiah bergerak dari Rp17.601 menjadi Rp17.548 per dolar AS.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan tersebut menjadi sinyal positif pada awal pekan setelah harga karet mengalami tekanan dalam beberapa hari perdagangan sebelumnya.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Jumat (4/9) Turun Rp203, Tertinggi Rp40.958 per Kg
“Kenaikan SICOM yang cukup kuat mampu mengimbangi tekanan dari pelemahan kurs, sehingga harga KKK 100% kembali menguat,” kata Rudi, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Senin (7/9).
Kenaikan tersebut terjadi setelah harga karet mengalami koreksi selama empat hari perdagangan pada awal September. Pada 31 Agustus 2026, harga karet masih berada di level Rp42.344 per kg, sebelum turun menjadi Rp40.958 per kg pada Jumat (4/9).
Dengan penguatan pada Senin, harga karet kembali menembus level Rp41.000 per kg, meski masih berada sekitar Rp1.200 per kg di bawah posisi akhir Agustus.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Kamis (3/9), Turun Menjadi Rp41.161 per Kg
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
– KKK 100%: Rp41.133 per kg
– KKK 70%: Rp28.793 per kg
– KKK 60%: Rp24.680 per kg
– KKK 50%: Rp20.567 per kg
– KKK 40%: Rp16.453 per kg
– KKK 30%: Rp12.340 per kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)
