AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) pada tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom, Selasa (6/1/2026), masih berakhir withdraw (WD) di hampir seluruh pelabuhan. Meski demikian, harga penawaran tertinggi tercatat naik tipis dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Berdasarkan data KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka di level Rp 14.150/kg, namun ditutup WD dengan penawaran tertinggi Rp 14.100/kg. Angka ini naik tipis dibandingkan penawaran tertinggi Senin (5/1/2026) sebesar Rp 14.077/kg.
BACA JUGA:
- Tender KPBN Inacom Senin (5/1) Berakhir Withdraw, Harga CPO Franco Dumai Turun ke Rp 14.077 per Kg
- Harga CPO Malaysia Menguat Tipis di Awal Pekan, Terbantu Ringgit Melemah
Untuk FOB Talang Duku, harga dibuka Rp 13.950/kg dan berakhir WD, dengan penawaran tertinggi Rp 13.900/kg. Sementara itu, FOB Kalimantan Timur dibuka Rp 13.750/kg dan WD, dengan penawaran Rp 13.700/kg.
Adapun FOB Kalimantan Selatan juga dibuka Rp 13.750/kg dan WD, dengan penawaran tertinggi Rp 13.590/kg.
Pelaku pasar menilai masih kuatnya sikap menunggu dari pembeli dan penjual membuat tender kembali berakhir withdraw, meskipun pergerakan penawaran menunjukkan adanya upaya penguatan harga secara bertahap di tengah dinamika pasar global dan regional.
Berikut Tender lengkap KPBN Inacom (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (6/1/2026):
Crude Palm Oil (CPO):
- Franco Dumai Rp. 14.150 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.100-WNI
- Naik dari Senin (5/1/2026) Rp. 14.077-IBP
- FOB Talang Duku Rp. 13.950 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.900-WNI
- FOB Kaltim Rp. 13.750 (WD) Penawaran Rp. 13.700-LDCI
- FOB Kalsel Rp. 13.750 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.590-LDCI
Loco Sei Tapung Rp. 13.911-AGM
Crude Palm Kernel Oil (CPKO): Franco Dumai Rp. 25.575 (WD).Penawaran tertinggi Rp. 24.972-PAA
Palm Kernel (PK): Franco Belawan Rp. 11.625-MM
BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Selasa (6/1) Naik Lagi, Tertinggi Rp 30.428 per Kg
Sebagai informasi, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) telah melakukan rebranding nama menjadi Inacom agar lebih dinamis dan mudah dikenal luas. Inacom diartikan sebagai Indonesia Commodity, yang menjual komoditas seperti CPO, PKO, PKM, Karet, Gula, Teh, Kopi, dan Tetes (sumber: www.kpbn.co.id).
Inacom menggunakan sistem penjualan electronic tender dan juga menyediakan informasi harga komoditas secara real-time melalui platform keanggotaannya. (A3)