AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) yang ditetapkan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Rabu (4/3/2026) tercatat sebesar Rp 14.700 per kilogram. Angka ini naik Rp 100/kg atau sekitar 0,68% dibandingkan harga pada Selasa (3/3/2026) yang berada di level Rp 14.600/kg.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Agricom.id dari InfoSAWIT, harga CPO Franco Belawan dan Dumai ditetapkan Rp 14.700/kg. Sementara itu, harga Franco Teluk Bayur berada di level Rp 14.570/kg, dan harga Loco Sei Tapung tercatat Rp 14.361/kg.
Di pasar global, pergerakan harga CPO justru menunjukkan arah sebaliknya. Melansir dari Reuters, harga kontrak minyak sawit mentah di Bursa Malaysia Derivatives mengalami koreksi pada perdagangan Rabu siang setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir empat pekan.
Tekanan harga dipicu aksi ambil untung oleh pelaku pasar serta melemahnya harga minyak nabati pesaing di pasar internasional. Kondisi tersebut mendorong kontrak acuan bergerak turun setelah mencatat kenaikan selama beberapa sesi sebelumnya.
BACA JUGA: Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji 1447 H
Kontrak CPO untuk pengiriman Mei 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat turun RM32 per ton atau sekitar 0,76% menjadi RM4.154 per ton pada jeda perdagangan siang. Penurunan ini terjadi setelah kontrak tersebut mencatat penguatan selama tiga sesi berturut-turut.
Sementara itu, pergerakan di bursa komoditas lain menunjukkan tren yang bervariasi. Kontrak soyoil paling aktif di Bursa Dalian menguat tipis sekitar 0,26%, sedangkan kontrak minyak sawit di bursa yang sama turun sekitar 0,04% setelah sebelumnya sempat melemah hingga 0,49% pada awal sesi perdagangan.
Di sisi lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade tercatat naik sekitar 0,11% setelah sebelumnya mengalami koreksi pada perdagangan sebelumnya. (A3)