Harga karet SGX–SICOM pada Jumat (9/10/2026) menguat menjadi Rp46.105 per kg. Penguatan harga global berpotensi menopang harga jual karet di tingkat petani, meski realisasinya tetap dipengaruhi mutu bahan olah karet (bokar) dan kadar karet kering (KKK).
AGRICOM, PALEMBANG — Harga karet mengacu pada SGX–SICOM kembali menguat pada Jumat (9/10/2026). Harga tercatat sebesar 259,0 sen dolar AS per kg atau setara Rp46.105 per kg dengan nilai tukar Rp17.801 per dolar AS.
Harga tersebut naik Rp169 per kg dibandingkan Kamis (8/10/2026) yang mencapai Rp45.936 per kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM Hari Ini 8 Oktober 2026 Turun Rp432, KKK 100% Jadi Rp45.936/Kg
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan harga karet kali ini masih relatif terbatas. Meski demikian, pergerakan tersebut menunjukkan harga kembali naik setelah mengalami koreksi pada Kamis.
“Pergerakan harga harian masih perlu dicermati karena kenaikan dalam satu hari belum cukup untuk memastikan tren penguatan dalam jangka panjang, “ kata Rudi, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Jumat (9/10).
Bagi petani, lanjutnya, hal yang tidak kalah penting adalah memastikan kenaikan harga di pasar global dapat diteruskan secara wajar ke tingkat kebun.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM Rabu (7/10) Turun Tipis, Masih Bertahan di Rp46.368 per Kg
Karena itu, petani perlu terus meningkatkan kualitas bahan olah karet (bokar), menjaga kadar karet kering, menggunakan bahan pembeku yang dianjurkan, serta menghindari pencampuran kotoran yang dapat menurunkan mutu karet.
Selain kualitas, transparansi transaksi juga menjadi faktor penting dalam tata niaga karet. Penggunaan timbangan yang akurat dan penerapan potongan harga yang wajar diharapkan dapat membantu petani memperoleh nilai jual yang lebih baik.
“Harga yang baik harus didukung mutu yang baik dan tata niaga yang adil,” pungkasnya.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp46.105/Kg
- KKK 70%: Rp32.274/Kg
- KKK 60%: Rp27.663/Kg
- KKK 50%: Rp23.052/Kg
- KKK 40%: Rp18.442/Kg
- KKK 30%: Rp13.831/Kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alamBursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)








