AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam dunia yang diperdagangkan di Bursa Singapura (SGX–Sicom) kembali bergerak menguat pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Berdasarkan data perdagangan, harga karet ditutup di level 182,6 sen AS per kilogram atau setara Rp 30.237 per kilogram.
Dengan kurs Rp 16.664 per dolar AS, harga ini kembali mengalami kenaikan Rp 191 per kilogram dibandingkan perdagangan sebelumnya, Senin, 5 Januari 2026, yang berada di level Rp 30.237 per kilogram.
BACA JUGA:
- Harga Karet SGX–Sicom Senin (5/1) Naik ke Rp 30.237 per Kg
- Harga Karet SGX–Sicom Jumat (2/1) Turun, Tertinggi Rp 29.912 per Kg
Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi petani karet, setelah dalam beberapa waktu terakhir harga sempat bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar global, nilai tukar, serta perkembangan permintaan industri ban dan otomotif.
Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% = Rp 30.237 per kg
- KKK 70% = Rp 21.300 per kg
- KKK 60% = Rp 18.257 per kg
- KKK 50% = Rp 15.214 per kg
- KKK 40% = Rp 12.171 per kg
- KKK 30% = Rp 9.128 per kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)