Perdagangan karet global kembali terkoreksi. Harga SGX–Sicom Jumat (9/1/2026) tercatat 184,3 sen AS per kg atau Rp30.808 per kg, turun tipis setelah naik lima hari beruntun. Foto: HRA
AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di bursa Singapura (SGX–Sicom) pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, tercatat melemah. Kontrak karet ditutup di level 184,3 sen AS per kilogram dengan kurs rupiah Rp16.717 per dolar AS, atau setara Rp30.808 per kilogram.
Harga ini menunjukkan penurunan Rp189 per kilogram dibandingkan perdagangan Kamis, 8 Januari 2026, yang berada di level Rp30.997 per kilogram. Koreksi ini mencerminkan tekanan pasar karet global yang masih dipengaruhi dinamika permintaan industri serta pergerakan nilai tukar.
BACA JUGA:
- Harga Karet SGX–Sicom Kamis (8/1) Masih Naik, Tertinggi Rp 30.997 per Kg
- Harga Karet SGX–Sicom Rabu (7/1) Kembali Naik, Tembus Rp 30.804 per Kg
Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp30.808 per kg
- KKK 70% : Rp21.566 per kg
- KKK 60% : Rp18.485 per kg
- KKK 50% : Rp15.404 per kg
- KKK 40% : Rp12.323 per kg
- KKK 30% : Rp9.242 per kg
Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Arpian, pergerakan harga karet global hari ini mengalami koreksi ringan setelah beberapa hari sebelumnya menguat. “Koreksi seperti ini merupakan bagian normal dari dinamika pasar dan justru memperkuat pondasi kenaikan berikutnya,” ujarnya kepada Agricom.id, Jumat (9/1).
Meski terjadi penurunan tipis, Rudi menilai arah pasar secara umum masih berada dalam tren yang kuat dan sehat. Ia pun berharap petani terus menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) serta disiplin meningkatkan produksi agar peluang dari tren positif pasar global dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)