AGRICOM, JAKARTA – Harga karet di bursa SGX-Sicom mengawali perdagangan pekan ketiga Juni 2026 dengan penguatan tipis. Pada Senin (15/6/2026), harga karet tercatat sebesar 225,5 sen AS per kilogram, atau setara Rp40.209 per kg dengan kurs Rp17.831 per dolar AS.
Kenaikan tersebut mencapai Rp62 per kg dibandingkan perdagangan Jumat (12/6/2026) yang berada di level Rp40.147 per kg. Penguatan ini menandai upaya pasar untuk kembali stabil setelah mengalami koreksi pada akhir pekan lalu.
Pelaku pasar menilai kenaikan yang terjadi masih relatif terbatas, namun cukup memberikan sinyal positif bahwa pasar mulai menemukan keseimbangan baru setelah beberapa sesi perdagangan bergerak dalam fase konsolidasi.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Jumat (12/6) Turun Lagi ke Rp40.147/Kg
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, Kenaikan yang terbatas ini menjadi sinyal bahwa pasar mulai menemukan keseimbangan baru dan berupaya keluar dari fase konsolidasi.
“Meski belum signifikan, harga KKK 100% kembali bergerak naik dan tetap bertahan di atas level psikologis Rp40.000/Kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa fondasi pasar masih cukup kuat, sementara minat beli tetap terjaga,” kata Rudi, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Senin (15/6).
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, Pergerakan dari akhir pekan menuju awal pekan memperlihatkan adanya upaya pemulihan harga setelah tekanan jual mulai mereda. “Jika momentum ini berlanjut, pasar berpotensi kembali menguji level yang lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
BACA JUGA: Regulasi Global Perkuat Tuntutan Ketertelusuran, RSPO Salurkan Rp416 Miliar untuk Petani Sawit
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp40.209 per kg
- KKK 70% : Rp28.146 per kg
- KKK 60% : Rp24.125 per kg
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Jumat (12/6) Naik Tipis ke Rp15.450/Kg
- KKK 50% : Rp20.105 per kg
- KKK 40% : Rp16.084 per kg
- KKK 30% : Rp12.063 per kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)