Harga CPO Bursa Malaysia Melemah, Tender KPBN Inacom Berakhir Withdraw


AGRICOM, Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (31/7/2026), tertekan oleh penurunan harga minyak nabati pesaing serta melemahnya harga minyak mentah. Meski demikian, kontrak acuan CPO masih berada di jalur untuk membukukan kenaikan bulanan selama dua bulan berturut-turut.

Berdasarkan laporan Reuters, kontrak acuan CPO pengiriman Oktober 2026 turun RM23 per ton atau 0,49% menjadi RM4.660 (US$1.141) per metrik ton pada awal perdagangan. Sepanjang pekan ini, kontrak tersebut telah terkoreksi 1,08% setelah sebelumnya mencatat kenaikan selama tiga pekan berturut-turut. Namun secara bulanan, harga CPO masih menguat 2,46%, mencerminkan tren positif yang berlanjut sejak bulan sebelumnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Melemah Tipis, Tembus Rp3.962,27/Kg pada Awal Agustus

Sentimen pelemahan di pasar regional turut tercermin pada perdagangan domestik. Tender CPO yang diselenggarakan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN Inacom) pada Jumat berakhir withdraw (WD) setelah penawaran tertinggi hanya mencapai Rp15.550 per kilogram. Nilai tersebut turun Rp200/kg atau sekitar 1,27% dibandingkan harga tertinggi pada tender Kamis (30/7/2026) yang mencapai Rp15.750/kg.

Pelemahan harga di Bursa Malaysia dan hasil tender KPBN yang berakhir tanpa transaksi menunjukkan pelaku pasar masih bersikap hati-hati, di tengah tekanan dari pasar minyak nabati global dan pergerakan harga energi yang memengaruhi sentimen perdagangan minyak sawit. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP