Harga CPO Bursa Malaysia Turun pada 3 September 2026, KPBN Inacom Naik Tipis

AGRICOM
Dok. Agricom (AI) / Pergerakan harga CPO Bursa Malaysia Derivatives melemah pada perdagangan Kamis (3/9/2026), sementara harga CPO KPBN naik menjadi Rp16.098 per kilogram.
Harga CPO berjangka Bursa Malaysia kembali melemah pada Kamis (3/9/2026), sementara harga CPO KPBN naik Rp98 menjadi Rp16.098 per kilogram.

AGRICOM, KUALA LUMPUR — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives kembali melemah pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Penurunan dipengaruhi pelemahan kontrak minyak kedelai serta minimnya pembelian baru dari negara tujuan ekspor.

Dilansir Bernama, hampir seluruh kontrak CPO Bursa Malaysia ditutup melemah pada perdagangan Kamis.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Tertekan Aksi Ambil Untung, Kontrak November Turun 0,26%

Kontrak September 2026 turun RM13 menjadi RM4.635 per ton. Kontrak Oktober 2026 melemah RM63 menjadi RM4.768 per ton, sedangkan kontrak November 2026 turun RM54 menjadi RM4.904 per ton.

Kontrak Desember 2026 terkoreksi RM47 menjadi RM5.018 per ton. Selanjutnya, kontrak Januari 2027 turun RM41 menjadi RM5.107 per ton, sementara kontrak Februari 2027 melemah RM40 menjadi RM5.169 per ton.

Di tengah penurunan harga, aktivitas perdagangan CPO justru meningkat. Volume transaksi mencapai 137.648 lot, naik dibandingkan 94.460 lot pada perdagangan Rabu (2/9/2026).

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Kamis (3/9) Naik ke Rp16.098/Kg, CIF Rotterdam US$1.600/Ton

Namun, posisi open interest tercatat turun menjadi 338.419 kontrak dari sebelumnya 339.030 kontrak.

Sementara itu, harga fisik CPO untuk wilayah Selatan pada September tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level RM4.670 per ton.

 

Harga CPO KPBN Inacom Naik

Berbeda dengan Bursa Malaysia, harga CPO dalam tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Kamis (3/9/2026) justru mengalami kenaikan.

BACA JUGA: Harga Referensi CPO September 2026 Naik 1,10% Jadi USD1.007,51 per Ton

Harga CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp16.098 per kilogram, naik Rp98 per kilogram atau sekitar 0,61% dibandingkan harga pada Rabu (2/9/2026) yang berada di level Rp16.000 per kilogram.

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar CPO domestik dan bursa berjangka Malaysia bergerak berlawanan pada perdagangan Kamis. Harga CPO KPBN menguat, sementara kontrak CPO Bursa Malaysia mayoritas terkoreksi. (A3)

Pos terkait