Harga CPO Bursa Malaysia Derivatives bergerak beragam pada Senin (14/9/2026), dengan kontrak September–Desember 2026 menguat hingga RM47 per ton, sementara harga CPO KPBN turun tipis Rp8 menjadi Rp15.700 per kg.
AGRICOM, Jakarta — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup beragam pada perdagangan Senin (14/9/2026). Penguatan terjadi pada sebagian besar kontrak awal, namun tekanan jual membuat kenaikan tertahan pada kontrak dengan jatuh tempo lebih panjang.
Mengutip Bernama, kontrak CPO September 2026 ditutup naik RM47 menjadi RM4.597 per ton. Kontrak Oktober 2026 juga menguat RM47 menjadi RM4.717 per ton.
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Melemah Jumat (11/9), Kontrak November Turun RM71
Penguatan berlanjut pada kontrak November 2026 yang bertambah RM36 menjadi RM4.850 per ton. Sementara kontrak Desember 2026 naik RM14 menjadi RM4.958 per ton.
Namun, pergerakan positif tersebut tidak berlanjut pada seluruh kontrak. CPO Januari 2027 turun RM4 menjadi RM5.052 per ton, sedangkan kontrak Februari 2027 melemah RM16 menjadi RM5.132 per ton.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan pasar masih menghadapi tekanan aksi ambil untung setelah kenaikan pada awal perdagangan. Pelaku pasar juga mencermati perkembangan pasokan dan permintaan minyak nabati global yang menjadi faktor penting bagi harga CPO.
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Kamis (10/9) Turun, Ekspor Awal September Anjlok
Volume Perdagangan Menurun
Aktivitas perdagangan CPO berjangka Bursa Malaysia tercatat lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Volume transaksi mencapai 147.722 lot, turun dari 176.318 lot pada Jumat (11/9/2026).
Di sisi lain, posisi open interest justru meningkat tipis menjadi 351.160 kontrak dari sebelumnya 349.906 kontrak.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Senin (14/9) Withdraw, Penawaran Tertinggi Rp15.700/Kg
Kenaikan open interest di tengah penurunan volume menunjukkan masih terdapat posisi kontrak yang dipertahankan pelaku pasar, meskipun aktivitas transaksi harian mengalami penurunan.
Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman September di wilayah Selatan Malaysia naik RM10 menjadi RM4.630 per ton.
Harga CPO KPBN Turun Tipis
Pergerakan harga CPO di pasar domestik juga relatif terbatas. Berdasarkan tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), harga CPO pada Senin (14/9/2026) mengalami withdraw dengan harga penawaran tertinggi sebesar Rp15.700 per kg.
Harga tersebut turun Rp8 per kg atau sekitar 0,05% dibandingkan harga pada Jumat (11/9/2026) yang tercatat Rp15.708 per kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Jumat (11/9) Naik Rp42 Jadi Rp15.708 per Kg
Dengan demikian, pasar CPO pada awal pekan menunjukkan pergerakan yang cenderung mixed. Bursa Malaysia masih mencatat penguatan pada kontrak jangka pendek, sementara kontrak awal 2027 mulai mengalami tekanan koreksi. Di pasar domestik, harga CPO KPBN bergerak relatif stabil dengan penurunan tipis. (A3)








