Harga CPO di KPBN Inacom pada Rabu (28/1/2026) ditetapkan Rp15.288 per kg, naik Rp180 per kg dibandingkan sehari sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan penguatan harga CPO di Bursa Malaysia, meski sebagian pelaku pasar masih bersikap selektif dalam tender. Foto:
AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali menguat pada Rabu (28/1/2026). Penguatan ini sejalan dengan pergerakan positif harga CPO di Bursa Malaysia yang ditutup di zona hijau.
Berdasarkan data yang dihimpun, harga CPO KPBN Inacom ditetapkan sebesar Rp15.288 per kg, atau naik Rp180 per kg dibandingkan perdagangan Selasa (27/1/2026) yang berada di level Rp15.108 per kg. Kenaikan ini setara dengan penguatan sekitar 1,19 persen secara harian.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Selasa (27/1) Kembali Menguat, Tembus Rp 15.108 per Kg
Dari sisi tender, harga CPO Franco Dumai ditetapkan di level Rp15.288 per kg dengan status EUP (Eligible to Unsold/Eligible to Proceed). Sementara itu, untuk CPO FOB Talang Duku, harga dibuka di Rp15.088 per kg, namun transaksi berakhir dengan status withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi tercatat di Rp15.058 per kg.
Kenaikan harga di KPBN mencerminkan masih kuatnya sentimen pasar terhadap komoditas sawit, di tengah dukungan dari pergerakan harga CPO global serta dinamika pasar minyak nabati. Meski demikian, munculnya withdraw pada salah satu titik serah menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar masih berhitung terhadap level harga dan kondisi permintaan jangka pendek.
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Menguat Dua Sesi Beruntun, Didorong Naiknya Minyak Nabati Pesaing
Ke depan, pelaku industri akan terus mencermati arah pergerakan harga di Bursa Malaysia, perkembangan pasar ekspor, serta faktor nilai tukar yang berpotensi mempengaruhi pembentukan harga CPO domestik. (A3)
Sumber: InfoSAWIT