AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom menguat pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Kenaikan ini sejalan dengan penguatan kontrak CPO di Bursa Malaysia yang didorong naiknya harga minyak nabati pesaing serta rebound harga minyak mentah dunia.
Berdasarkan data KPBN Inacom yang diperoleh Agricom, harga CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp15.800/kg, naik Rp150/kg atau 0,96% dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang berada di level Rp15.650/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Menguat ke Rp15.650/Kg, Bursa Malaysia Melemah akibat Prospek Produksi
Sementara itu, penawaran CPO FOB Talang Duku dibuka di Rp15.550/kg, namun berakhir withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi sebesar Rp15.379/kg. Kondisi serupa terjadi pada FOB Boom Baru, Palembang, yang dibuka di Rp15.575/kg dan juga ditarik dengan penawaran tertinggi Rp15.379/kg.
Untuk crude palm kernel oil (CPKO), penawaran Franco Dumai dibuka di Rp31.327/kg, tetapi berakhir withdraw dengan penawaran tertinggi Rp30.470/kg. Sementara itu, FOB Lampung dibuka pada Rp31.253/kg dan FOB Palembang di Rp31.083/kg. Keduanya juga mengalami withdraw dengan penawaran tertinggi masing-masing Rp30.100/kg.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Melemah Dua Hari Beruntun, Kenaikan Produksi Tekan Pasar
Adapun palm kernel (PK) Franco Belawan dibuka di Rp15.203/kg, namun turut mengalami withdraw setelah penawaran tertinggi hanya mencapai Rp14.188/kg dari SMART.
Di pasar internasional, harga kontrak CPO di Bursa Malaysia Derivatives berbalik menguat setelah melemah selama dua sesi berturut-turut. Mengutip Reuters, kontrak CPO acuan pengiriman Oktober 2026 naik RM31 per ton atau 0,67% menjadi RM4.660 per ton pada awal perdagangan Selasa. Penguatan tersebut ditopang oleh pulihnya harga minyak mentah global serta kenaikan harga minyak nabati di pasar internasional.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Agustus Turun ke USD 996,52/MT, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Ikut Disesuaikan
Sentimen positif juga datang dari pasar China. Kontrak minyak kedelai (soyoil) paling aktif di Dalian Commodity Exchange naik 0,62%, sedangkan kontrak minyak sawit menguat 0,41%. Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga kontrak minyak kedelai turut naik tipis 0,09%, memberikan dukungan tambahan terhadap pergerakan harga CPO global. (A3)