DPR Apresiasi Langkah Cepat Kementan Alihkan Anggaran untuk Pemulihan Bencana Sumatra

DPR Apresiasi Langkah Cepat Kementan Alihkan Anggaran untuk Pemulihan Bencana Sumatra
Agricom.id

20 February 2026 , 20:32 WIB

Langkah pengalihan Rp1,4 triliun anggaran serta jaminan stok beras tiga bulan ke depan dinilai memperkuat stabilitas pangan di tengah pemulihan pascabencana Sumatra. Foto: Istimewa

 

AGRICOM, JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mengelola serta menggeser anggaran untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatra.

Menurut Dasco, keputusan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan realokasi anggaran demi memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak patut menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lainnya.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas kesiapan beras yang lebih dari cukup serta pergeseran anggaran untuk memenuhi kebutuhan darurat. Ini bisa menjadi contoh bagi kementerian lain,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

BACA JUGA: Produksi Gula 2,67 Juta Ton pada 2025, Pemerintah Percepat Target Swasembada 2027

 

Realokasi Anggaran dan Bantuan Pangan

Dalam paparannya, Mentan Amran yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa bantuan bagi wilayah terdampak terdiri atas bantuan reguler melalui Bapanas senilai sekitar Rp1 triliun, serta bantuan nonreguler melalui mitra dan program Kementan Peduli sebesar Rp75,8 miliar.

Selain itu, Kementan melakukan langkah strategis dengan menggeser anggaran reguler untuk mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian. Total kebutuhan anggaran pemulihan diperkirakan mencapai Rp4,7 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1,4 triliun telah direalokasikan dari anggaran reguler Kementan.

“Izin pimpinan, kami sudah menyampaikan kepada Bappenas dan Menteri Keuangan. Total kebutuhan Rp4,7 triliun, dan Rp1,4 triliun sudah kami geser dari anggaran reguler,” jelas Amran.

BACA JUGA: Ekspor Kakao Capai US$2,65 Miliar, Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Peremajaan Kebun Rakyat

 

Stok Beras Aman, Rehabilitasi Sawah Dipercepat

Mentan Amran memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak tetap aman. Stok beras tercatat sekitar 100 ribu ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan.

“Insyaallah ketersediaan pangan di lapangan aman untuk tiga bulan,” tegasnya.

Dari sisi pemulihan lahan, tercatat 94 ribu hektare sawah terdampak bencana di Sumatra. Hingga kini, sekitar 39 ribu hektare telah berhasil ditanami kembali.

Ia juga menyampaikan kabar positif dari sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tanah longsoran yang menimbun sawah justru mengandung humus subur, sehingga perbaikan difokuskan pada infrastruktur irigasi sebelum dilakukan penanaman ulang.

Dengan percepatan rehabilitasi dan fleksibilitas anggaran, pemerintah memastikan sektor pertanian tetap terjaga. Terlebih, stok pangan nasional saat ini berada pada posisi kuat, mencapai 3,5 juta ton.

Langkah cepat dan terukur Kementan dinilai menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana melalui sinergi antara pemerintah pusat, DPR, dan pemangku kepentingan terkait. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP