AGRICOM, Jakarta – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) tercatat mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (6/3/2026). Kenaikan ini terjadi seiring dengan penguatan harga CPO di pasar global.
Harga CPO tertinggi Franco Dumai ditutup sebesar Rp14.950 per kilogram, naik Rp150/kg atau sekitar 1,01% dibandingkan harga pada Kamis (5/3/2026) yang berada di level Rp14.800/kg.
Sementara Franco Teluk Bayur berada di level Rp14.820/kg. Adapun harga FOB Talang Duku tercatat sebesar Rp14.750/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Kamis (5/3) Naik Lagi ke Rp14.800/Kg, Terdorong Menguatnya Minyak Mentah dan Kedelai
Sementara itu, pasar global juga menunjukkan tren penguatan. Dilansir dari Reuters, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives melonjak ke level tertinggi dalam lima pekan pada perdagangan Jumat.
Penguatan tersebut didorong oleh naiknya harga minyak nabati di Bursa Dalian serta pelemahan nilai tukar ringgit Malaysia, yang meningkatkan daya saing ekspor minyak sawit negara tersebut.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Capai Level Tertinggi Lima Pekan, KPBN Ikut Menguat
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Mei 2026 tercatat naik RM59 per ton atau sekitar 1,4%, sehingga mencapai RM4.266 per ton pada jeda perdagangan siang hari.
Kenaikan harga di pasar internasional tersebut turut memberikan sentimen positif terhadap perdagangan minyak sawit di Indonesia, yang tercermin dari penguatan harga CPO pada tender KPBN. (A3)
Sumber: InfoSAWIT