Foto: Istimewa/ Harga karet global pada perdagangan Senin (8/6/2026) tidak berubah dibandingkan akhir pekan lalu. Bertahannya harga di atas Rp41.000/kg menunjukkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan prospek yang tetap positif.
AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di pasar global yang mengacu pada SGX-Sicom mengawali perdagangan pekan kedua Juni 2026 dengan pergerakan stabil. Pada Senin (8/6/2026), harga karet tercatat sebesar US Cent 230,4 per kilogram atau setara Rp41.354 per kilogram dengan asumsi kurs Rp17.949 per dolar AS.
Harga tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan Jumat (5/6/2026), yang juga berada di level Rp41.354 per kilogram. Stabilnya harga pada awal pekan menunjukkan pasar masih mampu mempertahankan posisi kuat setelah mengalami koreksi ringan pada akhir pekan sebelumnya.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Jumat (5/6) Turun, Namun Tetap Kokoh di Atas Rp41 Ribu per Kilogram
Pelaku pasar menilai stabilnya harga pada awal pekan menjadi indikasi bahwa pasar karet global tengah memasuki fase konsolidasi setelah mengalami penguatan yang cukup signifikan sepanjang Mei hingga awal Juni 2026. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual mulai berkurang, sementara permintaan masih mampu menopang harga pada level yang relatif tinggi.
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, Stabilnya harga setelah koreksi akhir pekan lalu mengindikasikan bahwa pasar sedang mencari keseimbangan baru. Tekanan jual mulai mereda, sementara harga masih mampu mempertahankan sebagian besar penguatan yang telah dicapai sepanjang Mei hingga awal Juni.
BACA JUGA: Mentan Amran Ultimatum 300 Perusahaan Sawit, Harga TBS Harus Segera Naik
“Secara keseluruhan, posisi harga saat ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan awal Mei. Koreksi yang terjadi dapat dipandang sebagai bagian dari konsolidasi pasar setelah reli yang sangat kuat dalam beberapa pekan terakhir,” kata Rudi, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Kamis (4/6).
Lebih lanjut Rudi mengatakan, pergerakan datar seperti ini sering menjadi fase konsolidasi sebelum pasar menentukan arah berikutnya. Selama harga tetap bertahan di atas Rp41.000/Kg, tren penguatan jangka menengah masih dinilai cukup kuat.
BACA JUGA: Satgas Pangan dan KPPU Selidiki Dugaan Kartel TBS Sawit, Ratusan Perusahaan Diawasi
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp41.354/Kg
- KKK 70% : Rp. 28.948/Kg
- KKK 60% : Rp. 24.812/Kg
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik Menjadi Rp3.451,13 per Kg Di Periode 3-9 Juni 2026
- KKK 50% : Rp. 20.677/Kg
- KKK 40% : Rp. 16.542/Kg
- KKK 30% : Rp. 12.406/Kg
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Anjlok Rp437/Kg Di Periode 3-9 Juni 2026
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)