Harga Karet SGX–Sicom Menguat, Naik Rp315 per Kg Pada Senin 9 Maret 2026


AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di bursa SGX–Sicom pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026, tercatat mengalami penguatan dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu. Kenaikan ini memberi sentimen positif bagi pasar karet global setelah sebelumnya mengalami fase koreksi.

Berdasarkan data perdagangan, harga karet tercatat sebesar US Cent 195,7 per kilogram. Dengan kurs Rp16.834 per dolar AS, harga tersebut setara sekitar Rp32.944 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen.

Harga karet mengalami kenaikan sekitar Rp315 per kilogram, jika dibandingkan dengan harga pada Jumat, 6 Maret 2026, yang berada di level Rp32.629 per kilogram.

BACA JUGA: Harga Karet Global Minggu Pertama Maret 2026 Anjlok 4,45 Persen Akibat Ketidakpastian Ekonomi dan Ketegangan Geopolitik

Pergerakan ini menunjukkan adanya penguatan moderat di pasar karet internasional, seiring dinamika permintaan industri dan fluktuasi pasar komoditas global.

Sekretaris DPW Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan bahwa dinamika harga saat ini menunjukkan upaya pasar untuk menahan tekanan penurunan sekaligus mencari titik keseimbangan baru.

BAC JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Jumat (6/3) Turun Lagi, Tertinggi Rp 33.629 per Kg

“Awal pekan menunjukkan sinyal pemulihan tipis setelah koreksi di akhir pekan lalu. Pergerakan ini mengindikasikan pasar masih berada dalam fase konsolidasi, dengan kecenderungan mencoba menahan penurunan dan mencari keseimbangan baru,” ujar Rudi, dikutip Agricom.id, Senin 9 Maret 2026.

Menurutnya, dalam situasi pasar yang masih bergerak naik turun, petani diharapkan tetap menjaga kualitas bahan olah karet rakyat (bokar) agar dapat memperoleh harga yang lebih baik.

BACA JUGA: Indonesia Ajukan Penangguhan Konsesi ke WTO, Respons Ketidakpatuhan UE dalam Sengketa Sawit

Rudi menekankan pentingnya penerapan praktik pengolahan bokar yang sesuai standar, mulai dari penggunaan koagulan atau pembeku lateks yang dianjurkan hingga memastikan bokar tidak tercampur kotoran maupun limbah.

“Petani perlu memastikan bokar yang dihasilkan bebas dari kotoran, tidak tercampur limbah, serta tidak mengalami perendaman. Hal-hal tersebut sangat memengaruhi kualitas karet yang dijual,” pungkasnya.

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100% : Rp32.944 per kilogram

- KKK 70% : Rp23.061 per kilogram

- KKK 60% : Rp19.766 per kilogram

- KKK 50% : Rp16.472 per kilogram

- KKK 40% : Rp13.178 per kilogram

- KKK 30% : Rp9.883 per kilogram

Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP