Harga CPO Bursa Malaysia Menguat ke RM4.499/Ton, Didukung Lonjakan Soyoil dan Ekspor Sawit Pada Rabu (11/3)


AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Rabu (12/3/2026). Kenaikan ini didorong oleh melonjaknya harga minyak kedelai (soyoil) di pasar Chicago serta rebound harga minyak mentah dunia yang memberikan sentimen positif bagi pasar minyak nabati.

Dilansir dari Reuters, harga kontrak CPO acuan untuk pengiriman Mei 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat naik RM71 per ton atau sekitar 1,6% sehingga ditutup pada level RM4.499 per ton. Sebelumnya, pada awal sesi perdagangan harga sempat melemah hingga menyentuh RM4.395 per ton, sebelum akhirnya berbalik menguat menjelang penutupan pasar.

BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Melemah Pada Selasa (9/3), Akibat Aksi Ambil Untung

Penguatan harga CPO tersebut terjadi seiring kenaikan harga minyak nabati pesaing di pasar internasional. Kontrak soyoil di Chicago Board of Trade (CBOT) tercatat melonjak 3,11%, memberikan dorongan signifikan bagi pergerakan harga minyak sawit.

Sementara itu, di pasar Asia, kontrak soyoil paling aktif di Bursa Dalian juga mengalami kenaikan sebesar 0,68% setelah sebelumnya sempat turun 0,19% pada sesi perdagangan pagi. Harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama turut menguat 0,51% setelah sempat terkoreksi 0,25%.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik ke Rp15.375/Kg, Bursa Malaysia Ditutup Menguat Pada Rabu (11/3)

Dari sisi perdagangan fisik, data ekspor turut memberikan sentimen positif terhadap pasar. Perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia melaporkan bahwa ekspor produk minyak sawit Malaysia pada periode 1–10 Maret meningkat tajam 45,3% dibandingkan periode yang sama pada 1–10 Februari.

Sementara itu, data dari surveyor kargo Intertek Testing Services menunjukkan bahwa ekspor minyak sawit Malaysia pada periode yang sama juga mengalami kenaikan 37,9% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejalan dengan penguatan pasar global, harga CPO di pasar domestik Indonesia juga mencatat kenaikan. Harga CPO yang dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan sebesar Rp15.375/kg pada Rabu (11/3/2026).

BACA JUGA: Perlahan Tapi Pasti, Harga Karet SGX–SICOM Naik Lagi ke Rp33.456/Kg Pada Rabu 11 Maret 2026

Harga tersebut tercatat naik Rp100/kg atau sekitar 0,65% dibandingkan harga penawaran tertinggi pada perdagangan Selasa (10/3/2026) yang berada di level Rp15.275/kg.

Kombinasi kenaikan harga minyak nabati global serta meningkatnya permintaan ekspor diperkirakan akan terus menjadi faktor penting yang mempengaruhi pergerakan harga CPO dalam waktu dekat, terutama di tengah dinamika pasar energi dan komoditas global. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP