Harga CPO KPBN 12 Maret 2026 Naik 1,82% ke Rp 15.655/Kg, Didorong Reli Minyak mentah

Harga CPO KPBN 12 Maret 2026 Naik 1,82% ke Rp 15.655/Kg, Didorong Reli Minyak mentah
Agricom.id

13 March 2026 , 12:56 WIB

Penguatan harga CPO di pasar domestik dan Bursa Malaysia didorong oleh reli harga minyak mentah global yang meningkatkan optimisme pasar minyak nabati. Foto: Agricom/ AI

AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan sebesar Rp 15.655 per kg pada Kamis (12/3/2026). Dengan demikian, harga CPO tercatat naik Rp 280 per kg atau sekitar 1,82 persen dibandingkan harga pada Rabu (11/3/2026) yang berada di level Rp 15.375 per kg.

Sebagaimana dilansir Agricom.id dari dari InfoSAWIT, hasil tender CPO KPBN (Rp/kg) tidak termasuk PPN pada Kamis (12/3/2026) mencatat beberapa transaksi di sejumlah lokasi penyerahan.

Untuk pengiriman Franco Dumai, harga CPO tercatat Rp 15.655 per kg, Franco Teluk Bayur mencatat harga Rp 15.525 per kg. Dan di FOB Talang Duku, harga tender berada di level Rp 15.455 per kg.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik ke Rp15.375/Kg, Bursa Malaysia Ditutup Menguat Pada Rabu (11/3)

Sejalan dengan pergerakan di pasar domestik, perdagangan minyak sawit mentah di Bursa Malaysia Derivatives juga menunjukkan penguatan pada perdagangan Kamis (12/3/2026).

Dilansir dari Bernama, harga CPO di Bursa Malaysia melanjutkan tren kenaikan seiring reli harga minyak mentah global yang mendorong sentimen positif di pasar minyak nabati.

Kenaikan harga energi dunia dinilai turut meningkatkan daya saing minyak nabati, terutama minyak sawit yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Kondisi ini membuat pelaku pasar kembali optimistis terhadap prospek pergerakan harga CPO dalam jangka pendek.

BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Kamis (12/3) Naik, Sentimen Energi Global dan Biodiesel Dorong Optimisme Pasar

Pada penutupan perdagangan, kontrak CPO untuk pengiriman Maret 2026 naik RM40 menjadi RM4.425 per ton. Sementara itu, kontrak April 2026 juga meningkat RM40 menjadi RM4.511 per ton.

Adapun kontrak Agustus 2026 tercatat naik RM40 menjadi RM4.480 per ton, menandakan sentimen positif masih bertahan di pasar minyak sawit global.

Penguatan harga ini menunjukkan bahwa pasar CPO global masih mendapatkan dukungan dari faktor eksternal, terutama pergerakan harga energi dunia serta prospek permintaan biodiesel yang tetap kuat di berbagai negara. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP