Mentan Amran Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Mentan Amran Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Agricom.id

16 March 2026 , 14:56 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menerima audiensi sejumlah organisasi mahasiswa dan pelajar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Foto: Kementan

 

AGRICOM, JAKARTA — Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian melalui berbagai program strategis, mulai dari pengembangan Brigade Pangan hingga penyediaan sarana produksi pertanian. Langkah ini diambil untuk mempercepat regenerasi petani sekaligus memperkuat produksi pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menerima audiensi sejumlah organisasi mahasiswa dan pelajar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Organisasi yang hadir antara lain Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Pelajar Islam Indonesia (PII).

BACA JUGA: Konflik Global Meningkat, Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Lewat Sawit dan Bioetanol Singkong

Dalam pertemuan tersebut, Amran mengajak generasi muda memanfaatkan berbagai dukungan pemerintah untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan bantuan sarana produksi hingga akses pembiayaan bagi anak muda yang ingin terjun ke bidang ini.

“Teman-teman yang masih muda, kalau ada orang tua, sepupu, atau keluarga yang punya lahan, silakan dimanfaatkan. Bibitnya gratis, pupuknya gratis. Anak muda gunakan kesempatan ini karena negara sudah menyiapkan anggaran untuk membantu,” ujar Amran dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, sejumlah komoditas perkebunan memiliki potensi besar untuk dikembangkan oleh generasi muda, seperti kakao, kelapa, kopi, lada, dan pala. Dengan dukungan pemerintah, mulai dari biaya tanam hingga pengelolaan, sektor ini dinilai dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi generasi muda.

BACA JUGA: Pemerintah Perkuat Sinergi Riset Pertanian, Kementan Gandeng BRIN dan Kemendiktisaintek

Dalam kesempatan tersebut, organisasi mahasiswa dan pelajar juga menyampaikan berbagai usulan terkait penguatan program pertanian di daerah.

Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia, Amsal Alfian, menyatakan bahwa berbagai program Kementerian Pertanian telah membuka ruang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor pangan.

“Kementerian Pertanian saat ini sangat berpihak kepada anak muda. Kami mengucapkan terima kasih dan berharap dukungan ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

BACA JUGA: Libatkan 61 Gapoktan Wonosobo, Kementan Genjot Hilirisasi dan Pengembangan Kawasan Kelapa 300 Ha

PII juga mengusulkan pembentukan Brigade Pangan baru di Aceh Barat, Aceh Jaya, serta Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Selain itu, organisasi tersebut mengusulkan dukungan alat mesin pertanian seperti traktor serta pengembangan usaha ayam petelur guna memperkuat kemandirian pangan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Agus Suherman Tanjung, menyampaikan bahwa pihaknya juga mendorong penguatan Brigade Pangan yang saat ini telah berjalan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melalui program Brigade Pangan Gantara–Garuda Nusantara.

IPNU juga mengusulkan pengembangan Brigade Pangan di sejumlah daerah lain serta dukungan sarana produksi pertanian seperti bibit jagung, padi, kelapa, dan kakao bagi kelompok tani yang melibatkan kader organisasi. Selain itu, organisasi tersebut turut mengusulkan pengembangan usaha ayam petelur sebagai bagian dari penguatan ekonomi kader dan masyarakat.

BACA JUGA: Perkuat Peternak Rakyat, Kementan Kawal Hilirisasi Ayam Gorontalo dengan ID FOOD

Di sisi lain, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menyampaikan dukungannya terhadap agenda penguatan kedaulatan pangan nasional melalui berbagai forum kajian serta pengembangan kapasitas generasi muda.

Ketua Pengurus Pusat PMKRI, Susana Florika Marianti Kandaimu, menyampaikan pihaknya mengusulkan dukungan alat mesin pertanian berupa satu unit traktor sebagai proyek percontohan yang rencananya akan ditempatkan di wilayah Papua.

Menanggapi usulan tersebut, Amran menyatakan bahwa Kementerian Pertanian terbuka untuk mendukung pengembangan proyek percontohan tersebut sebagai langkah awal mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pertanian.

“Jika pilot project ini berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu bisa dikembangkan di wilayah lain. Anak muda harus diberi ruang untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjadi penggerak sektor pertanian,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan organisasi pelajar dan mahasiswa, Kementerian Pertanian optimistis proses regenerasi petani dapat berjalan lebih cepat sekaligus memperkuat fondasi menuju ketahanan pangan nasional. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP