Harga CPO Malaysia Stagnan, Tekanan Minyak Mentah Tahan Laju Kenaikan

Harga CPO Malaysia Stagnan, Tekanan Minyak Mentah Tahan Laju Kenaikan
Agricom.id

28 March 2026 , 19:18 WIB

Harga CPO global pada 27 Maret 2026 bergerak terbatas di Bursa Malaysia akibat tekanan minyak mentah, sementara harga CPO KPBN justru naik tipis, mencerminkan dinamika pasar yang masih fluktuatif. Foto: Agricom

 

AGRICOM, JAKARTA – Pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global pada Jumat (27/3/2026) terpantau relatif terbatas. Mengacu pada laporan Reuters, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives bergerak dalam kisaran sempit akibat beragam sentimen pasar yang saling berlawanan.

Kontrak berjangka CPO acuan untuk pengiriman Juni 2026 tercatat berada di level RM4.588 per ton pada awal perdagangan. Secara harian, harga terlihat stabil, namun dalam perspektif mingguan menunjukkan kecenderungan melemah.

BACA JUGA: 

- Harga CPO KPBN Jumat (27/3) Naik Tipis, Bursa Malaysia Bergerak Terbatas di Tengah Tekanan Global

- Harga CPO Bursa Malaysia Rebound Didorong Lonjakan Ekspor dan Menguatnya Minyak Kedelai

Tekanan utama terhadap harga datang dari pelemahan harga minyak mentah global, yang mengurangi daya tarik minyak nabati, termasuk CPO, sebagai bahan bakar alternatif. Kondisi ini biasanya berdampak langsung pada permintaan sektor energi terhadap minyak sawit.

Meski demikian, penurunan harga tidak berlangsung tajam. Penguatan harga minyak nabati di pasar Dalian serta pelemahan nilai tukar ringgit Malaysia turut memberikan bantalan bagi harga CPO. Melemahnya ringgit membuat produk ekspor Malaysia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.

Secara mingguan, kontrak CPO tercatat turun sekitar 0,30%, yang berpotensi mengakhiri tren penguatan yang telah berlangsung selama tiga pekan sebelumnya.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom naik lagi Pada Jumat (27/3/2026), Tertinggi Rp33.266/Kg

Sementara itu, di pasar domestik, harga CPO menunjukkan tren berbeda. Harga CPO yang ditetapkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mencapai Rp15.712/kg pada Jumat (27/3/2026), naik Rp97/kg atau sekitar 0,62% dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp15.615/kg.

Pelaku pasar kini masih mencermati berbagai faktor eksternal, terutama fluktuasi harga minyak mentah dunia dan kebijakan impor dari negara-negara konsumen utama. Kedua faktor tersebut diperkirakan akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga CPO dalam jangka pendek. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP