Tren kenaikan yang berlangsung konsisten sepanjang pekan mencerminkan optimisme pasar di tengah tingginya permintaan global dan pasokan yang belum sepenuhnya pulih. Foto: Istimewa
AGRICOM, JAKARTA — Menutup perdagangan pekan ini, harga karet global di Bursa SGX-Sicom kembali mencatat penguatan pada perdagangan Jumat (8/5/2026). Harga karet tercatat sebesar 222,6 US Cent/Kg atau setara Rp 38.454/Kg dengan kurs Rp 17.275 per dolar AS.
Harga tersebut naik Rp 424/Kg dibandingkan perdagangan Kamis (7/5/2026) yang berada di level Rp 38.030/Kg. Penguatan ini sekaligus menutup perdagangan pekan ini dengan tren positif yang terus berlanjut sejak awal Mei 2026.
BACA JUGA: Tren Penguatan Makin Solid, Harga Karet SGX-Sicom Kamis (7/5) Naik ke Rp 38.030/Kg
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel Rudi Arpian, kenaikan yang berlangsung konsisten dari awal hingga akhir pekan menunjukkan tren penguatan yang semakin solid dan meyakinkan.
“Berhasil menembus level Rp38.000/Kg dan terus bertahan di atasnya menjadi sinyal kuat bahwa pasar masih berada dalam momentum positif. Dorongan permintaan global yang tetap tinggi serta pasokan yang belum sepenuhnya pulih membuat arah pasar masih cenderung bullish,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Jumat (8/5).
BACA JUGA: Harga Karet SGX Rabu (6/5) Menguat Lagi ke Rp37.762/Kg, Tren Naik Kian Solid
Lebih lanjut Rudi menambahkan, “Pergerakan sepanjang pekan ini juga memperlihatkan bahwa setiap koreksi kecil langsung direspons dengan rebound penguatan, menandakan kepercayaan pasar masih sangat kuat terhadap komoditas karet alam.”.
Di tengah penguatan harga, Rudi berharap petani tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga karet yang diterima petani akan meningkat,” pungkas Rudi.
BACA JUGA: Indonesia Perkaya Genetik Sawit, SDG Asal Tanzania Resmi Dilepas di Sumut
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp 38.454/Kg
- KKK 70% : Rp 26.918/Kg
- KKK 60% : Rp 23.072/Kg
BACA JUGA: Mentan Amran Gerak Cepat Tindak Laporan Mahasiswa soal Bawang Ilegal dan Pupuk Subsidi
- KKK 50% : Rp 19.227/Kg
- KKK 40% : Rp 15.382/Kg
- KKK 30% : Rp 11.536/Kg
BACA JUGA: GAPKI Perkuat Perlindungan Pekerja Sawit Lewat Workshop Padu Perkasa di Bengkulu
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)