Dok. Istimewa/ Harga karet SGX-Sicom pada Jumat (22/5/2026) naik tipis menjadi Rp39.179/kg. Meski penguatan melambat, pasar karet alam dinilai masih stabil di level tinggi.
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet di pasar SGX–Sicom kembali mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Jumat (22/5/2026), setelah sempat mengalami koreksi ringan sehari sebelumnya. Penguatan terbatas tersebut menunjukkan pasar karet alam global masih mampu bertahan di level tinggi menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data perdagangan, harga karet SGX–Sicom tercatat sebesar US Cent 222,8/kg atau setara Rp39.179/kg dengan kurs Rp17.585 per dolar AS.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Kamis (21/5) Turun Tipis, Masih Bertahan di Atas Rp39 Ribu/Kg
Harga tersebut naik Rp114/kg dibandingkan perdagangan Kamis (21/5/2026) yang berada di level Rp39.065/kg.
“Kenaikan tipis di akhir pekan menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap karet alam masih relatif kuat. Harga KKK 100% tetap bertahan mendekati level Rp40.000/Kg, menandakan tren penguatan belum mengalami perubahan arah yang berarti,” kata Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Jumat (22/5).
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, dinamika pasar sepanjang pekan ini memperlihatkan pola yang relatif sehat, di mana setiap koreksi kecil masih diikuti oleh pemulihan harga. “Hal ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap komoditas karet alam masih tetap terjaga,” jelasnya.
Di tengah kondisi tersebut, petani dihimbau tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
BACA JUGA: Rakernas 2026, GAPKI Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Energi
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga bokar ditawar lebih tinggi,” pungkas Rudi.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% = Rp39.179/kg
- KKK 70% = Rp27.425/kg
- KKK 60% = Rp23.507/kg
- KKK 50% = Rp19.590/kg
- KKK 40% = Rp15.672/kg
- KKK 30% = Rp11.754/kg
BACA JUGA: Kementan Pastikan Puluhan Ribu Bibit Kelapa di Sulut Siap Disalurkan ke Petani
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)