Dok. Sawit Fest 2021/Rachmad Rhomadhani/ Penurunan harga TBS sawit di Sumatera Barat pada periode 1-7 Juni 2026 terjadi seiring penyesuaian harga pasar. Meski terkoreksi, harga TBS tanaman produktif usia 10-20 tahun masih berada di level Rp3.855,31/kg.
AGRICOM, PADANG – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatera Barat mengalami koreksi pada periode I Juni 2026 atau 1-7 Juni 2026. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Sumatera Barat, harga TBS untuk tanaman menghasilkan berusia 10 hingga 20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.855,31 per kilogram, turun Rp150,47 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Meski mengalami penurunan, harga TBS di Sumatera Barat masih bertahan pada level yang relatif tinggi dan tetap memberikan prospek pendapatan yang cukup baik bagi petani sawit di daerah tersebut.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik Menjadi Rp3.451,13 per Kg Di Periode 3-9 Juni 2026
Dalam penetapan harga periode ini, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.787,75/kg, sementara harga inti sawit (kernel) mencapai Rp13.915,50/kg. Adapun harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp17,75/kg dengan indeks K sebesar 94,34 persen.
Berdasarkan Data Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat menunjukkan bahwa harga TBS untuk tanaman berusia tiga tahun ditetapkan sebesar Rp3.019,29/kg. Selanjutnya, harga TBS usia empat tahun mencapai Rp3.192,85/kg, usia lima tahun Rp3.383,64/kg, dan usia enam tahun sebesar Rp3.493,76/kg.
Untuk tanaman berusia tujuh tahun, harga ditetapkan Rp3.632,11/kg, sedangkan usia delapan tahun mencapai Rp3.767,59/kg. Sementara itu, TBS dari tanaman berumur sembilan tahun dihargai Rp3.843,74/kg.
Pada kelompok tanaman produktif utama berusia 10 hingga 20 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp3.855,31/kg. Adapun harga TBS untuk tanaman berusia 21 tahun mencapai Rp3.703,91/kg dan usia 22 tahun sebesar Rp3.698,00/kg.
Selanjutnya, harga TBS untuk tanaman usia 23 tahun tercatat Rp3.642,37/kg, usia 24 tahun sebesar Rp3.473,32/kg, dan usia 25 tahun mencapai Rp3.435,89/kg.
Meskipun terjadi koreksi harga TBS pada awal Juni, tingginya harga CPO dan kernel masih menjadi faktor penopang yang menjaga harga tandan buah segar tetap berada di level yang menguntungkan bagi petani. Pelaku industri berharap stabilitas pasar minyak nabati global dan permintaan yang tetap kuat dapat menjaga kinerja sektor sawit nasional pada bulan-bulan mendatang. (A3)