Harga TBS Sawit Jambi 19–25 Juni 2026 Nyaris Tak Bergerak, Cenderung Stabil

Harga TBS Sawit Jambi 19–25 Juni 2026 Nyaris Tak Bergerak, Cenderung Stabil
Agricom.id

23 June 2026 , 15:57 WIB

Dok. Agricom/ Harga TBS sawit Jambi periode 19–25 Juni 2026 tercatat stagnan dengan perubahan sangat tipis, seiring stabilnya harga CPO dan kernel di pasar.

AGRICOM, JAMBI – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi untuk periode 19–25 Juni 2026 terpantau cenderung stagnan. Berdasarkan hasil penetapan tim harga TBS, perubahan harga di tingkat petani berlangsung sangat tipis, bahkan nyaris tidak bergerak pada sejumlah kelompok umur tanaman.

Untuk kelompok umur utama 10–20 tahun, yang menjadi acuan produksi tertinggi, harga justru tercatat turun sangat kecil sebesar Rp0,09/kg menjadi Rp3.706,58/kg. Koreksi ini menunjukkan bahwa tekanan harga di tingkat hulu masih relatif terbatas, seiring stabilnya parameter pembentuk harga.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Senin (22/6) Kembali Withdraw, Bursa Malaysia Sentuh Level Tertinggi dalam Enam Pekan

Sementara itu, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.985,30/kg, sementara kernel berada di level Rp12.093,74/kg dengan indeks K 94,64%. Kombinasi parameter tersebut menjadi acuan utama dalam formula penetapan harga TBS di tingkat provinsi.

Berdasarkan data yang diperoleh Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS untuk berbagai kelompok umur tanaman tercatat sebagai berikut: umur 3 tahun di level Rp2.891,54/kg, umur 4 tahun Rp3.089,85/kg, umur 5 tahun Rp3.231,82/kg, umur 6 tahun Rp3.386,70/kg, umur 7 tahun Rp3.451,62/kg, dan umur 8 tahun Rp3.525,26/kg.

BACA JUGA: Harga TBS Swadaya Riau Naik Tipis ke Rp3.696/Kg pada Periode 17–23 Juni 2026

Sementara itu, untuk tanaman menghasilkan yang lebih matang, harga umur 9 tahun berada di posisi Rp3.594,51/kg. Adapun umur 21–24 tahun tercatat Rp3.595,91/kg, dan umur 25 tahun berada di Rp3.432,49/kg. Struktur harga ini menunjukkan pola yang relatif stabil tanpa lonjakan signifikan di seluruh rentang umur tanaman.

Stagnasi harga ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif tenang, baik dari sisi permintaan maupun pergerakan harga komoditas turunan sawit. Pelaku industri menilai, tanpa adanya dorongan kuat dari pasar global CPO maupun perubahan signifikan pada biaya produksi, harga TBS cenderung bergerak terbatas dalam jangka pendek. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP