Harga CPO KPBN Inacom pada Selasa (27/10/2026) kembali berakhir withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi Rp14.888/kg atau turun Rp130/kg dibandingkan Senin. Di pasar global, kontrak CPO di Bursa Rotterdam untuk November dan Desember juga turun US$10 per ton.
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dalam tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali mengalami withdraw (WD) pada Selasa (27/10/2026). Penawaran tertinggi tercatat Rp14.888 per kilogram, turun Rp130/kg atau sekitar 0,87% dibandingkan harga penawaran tertinggi pada Senin (26/10/2026) sebesar Rp15.018/kg.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Agricom dari KPBN Inacom, harga tender CPO Franco Dumai dibuka Rp15.000/kg, tetapi berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp14.888/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Senin (26/10) Turun 1,20% ke Rp15.018/kg, Bursa Malaysia Melemah Akibat Tekanan Stok
Kondisi serupa terjadi pada CPO FOB Talang Duku yang dibuka Rp14.750/kg dan berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp14.638/kg. Sementara itu, CPO Loco PKS Ngabang dibuka Rp14.625/kg dan berakhir WD pada penawaran tertinggi Rp14.513/kg.
Di Loco PKS Kembayan, harga tender dibuka Rp14.500/kg dan berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp14.388/kg.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi USD 1.042,15/MT, BK USD 178 dan PE USD 130,269 per MT
Rincian Harga Tender KPBN Inacom Selasa, 27 Oktober 2026
Berikut rincian harga tender produk minyak sawit KPBN Inacom pada Selasa (27/10/2026), belum termasuk PPN:
| Produk dan lokasi | Harga tender (Rp/kg) | Keterangan |
| CPO Franco Dumai | 15.000 | WD; penawaran tertinggi 14.888 (SPC) |
| CPO FOB Talang Duku | 14.750 | WD; penawaran tertinggi 14.638 (EUP) |
| CPO Loco PKS Ngabang | 14.625 | WD; penawaran tertinggi 14.513 (EUP) |
| CPO Loco PKS Kembayan | 14.500 | WD; penawaran tertinggi 14.388 (EUP) |
| CPKO Franco Dumai | 28.325 | IBP |
| PK Franco Belawan/Medan | 13.256 | MM |
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Turun ke RM4.558 per Ton, Tender KPBN Inacom WD di Rp15.018 per Kg
Harga CPO Bursa Rotterdam Turun US$10 per Ton
Tekanan harga juga terlihat di Bursa Rotterdam. Pada penutupan perdagangan, kontrak CPO untuk November tercatat US$1.570 per ton, turun US$10, sedangkan kontrak Desember berada di US$1.590 per ton, juga melemah US$10.
Harga minyak nabati lainnya bergerak bervariasi. Kontrak minyak kedelai (soybean oil/SBO) tercatat naik 11 poin. Sementara itu, minyak kelapa (coconut oil/CNO) menguat US$35 per ton untuk kedua posisi kontrak yang tercantum.
Berikut rincian harga penutupan Bursa Rotterdam:
| Komoditas | Kontrak | Harga penutupan | Perubahan |
| CPO | November | US$1.570/ton | -US$10 |
| CPO | Desember | US$1.590/ton | -US$10 |
| OLE | November | US$1.150/ton | -US$7,5 |
| OLE | Desember | US$1.180/ton | -US$7,5 |
| SBO | — | — | +11 poin |
| CNO | Oktober–November | US$2.050/ton | +US$35 |
| CNO | November–Desember | US$2.060/ton | +US$35 |
| PKO | November–Desember | US$1.990/ton | +US$15 |
Catatan: SBO dicantumkan berdasarkan perubahan yang tersedia, tanpa harga absolut. Satuan perubahan SBO mengikuti data sumber.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM Selasa (27/10) Naik Rp64/Kg Jadi Rp46.288, Kurs Rupiah Mengimbangi Penurunan
Pergerakan harga tender domestik dan harga di pasar global tidak selalu berlangsung searah. Perkembangan selanjutnya tetap perlu dicermati dengan memperhatikan dinamika permintaan ekspor, pasokan minyak nabati pesaing, serta pergerakan harga di Bursa Malaysia Derivatives. (A3)
