Harga CPO KPBN Inacom pada Senin (26/10/2026) mengalami withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi Rp15.018/kg, turun Rp182/kg dari Jumat. Di Bursa Malaysia, kontrak berjangka CPO melemah RM28–RM29 per ton untuk sejumlah kontrak utama hingga Januari 2027, di tengah kekhawatiran tingginya stok minyak sawit Malaysia.
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN Inacom) mengalami withdraw (WD) pada Senin (26/10/2026), dengan penawaran tertinggi tercatat Rp15.018/kg.
Angka tersebut turun Rp182/kg atau 1,20% dibandingkan penawaran tertinggi pada Jumat (23/10/2026) yang mencapai Rp15.200/kg.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi USD 1.042,15/MT, BK USD 178 dan PE USD 130,269 per MT
Berdasarkan informasi yang diperoleh Agricom dari KPBN Inacom, harga penawaran CPO Franco Dumai dibuka pada Rp15.100/kg, tetapi tender berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp15.018/kg.
Sementara itu, harga CPO dengan skema FOB Talang Duku ditetapkan Rp14.850/kg, sedangkan Franco Teluk Bayur mencapai Rp14.900/kg. Untuk wilayah Kalimantan Barat, penawaran CPO Loco PKS Ngabang tercatat Rp14.725/kg dan Loco PKS Kembayan Rp14.600/kg.
Pelemahan harga tender CPO KPBN tersebut terjadi bersamaan dengan penurunan harga kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives. Pasar masih dibayangi kekhawatiran terhadap tingginya persediaan minyak sawit Malaysia, ekspektasi produksi yang kuat, serta ketidakpastian permintaan ekspor.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Jumat (23/10) Naik Rp82 Jadi Rp15.200/kg, Rotterdam Menguat
Mengutip laporan Bernama, harga kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia ditutup melemah pada Senin. Tekanan terlihat pada seluruh kontrak yang diperdagangkan, dengan penurunan berkisar RM28–RM29 per ton untuk kontrak November 2026 hingga April 2027.
Kontrak November 2026 turun RM29 menjadi RM4.558 per ton. Kontrak Desember 2026 juga melemah RM29 menjadi RM4.704 per ton, sedangkan kontrak Januari 2027 turun RM29 menjadi RM4.789 per ton.
Tekanan pasar turut dipengaruhi ekspektasi peningkatan stok minyak sawit Malaysia pada akhir Oktober. Meskipun ekspor menunjukkan penguatan, produksi yang diperkirakan tetap tinggi membuat pelaku pasar mencermati keseimbangan pasokan dan permintaan untuk menentukan arah harga selanjutnya.
BACA JUGA: HR Biji Kakao Oktober 2026 Naik 7,49% Jadi USD 6.057,87, HPE USD 5.686 per MT, BK dan PE 7,5%
Rincian Tender CPO KPBN Inacom, Senin (26/10/2026)
Harga dalam rupiah per kilogram, belum termasuk PPN.
| Lokasi penyerahan | Harga tender | Keterangan |
| Franco Dumai | Rp15.100 | WD; penawaran tertinggi Rp15.018 (KJA) |
| FOB Talang Duku | Rp14.850 | EUP |
| Franco Teluk Bayur | Rp14.900 | WIRA |
| Loco PKS Ngabang | Rp14.725 | EUP |
| Loco PKS Kembayan | Rp14.600 | EUP |
Sumber: KPBN Inacom, diolah Agricom.
(A3)
