Harga karet SGX–SICOM melemah ke 246,4 US cent/kg dengan kurs Rp18.047 per dolar AS. Penurunan Rp625/kg dari perdagangan Jumat (30/10/2026) menjadi perhatian bagi petani, terutama dalam menjaga mutu bokar dan mengawal transparansi harga di tingkat pembelian.
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet alam berdasarkan acuan perdagangan Singapore Exchange (SGX)–Singapore Commodity Exchange (SICOM) kembali mengalami tekanan pada Senin, 2 November 2026. Harga tercatat sebesar 246,4 US cent per kilogram, setara Rp44.468 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100%.
Harga tersebut turun Rp625 per kilogram dibandingkan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, yang berada pada level Rp45.093 per kilogram.
Rudi Arpian, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan mengatakan, koreksi harga ini perlu dicermati petani karena berpotensi memengaruhi pembentukan harga bahan olah karet (bokar) di tingkat pembelian.
“Pelemahan harga internasional tidak semestinya menjadi alasan bagi pembeli untuk menekan harga petani secara berlebihan,” kata Rudi dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Senin (1/11/2026).
Rudi mengingatkan pentingnya menjaga tata niaga karet yang transparan dan adil, terutama dalam proses penimbangan, penetapan harga, serta pengenaan potongan terhadap bokar.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO November 2026 Turun 6,07% Jadi US$978,90/MT, BK Ditetapkan US$124 dan PE 12,5%
Menurutnya, kejujuran timbangan, keterbukaan informasi harga, transparansi potongan, dan persaingan antarpembeli yang sehat harus tetap dijaga agar petani memperoleh nilai jual yang wajar.
Di sisi lain, petani juga perlu terus meningkatkan kualitas bokar melalui penerapan praktik pengolahan yang baik. Kebersihan bokar, penggunaan bahan pembeku yang sesuai, serta menghindari kontaminasi dan campuran bahan lain menjadi faktor penting dalam menjaga kadar karet kering (KKK).
BACA JUGA: Harga Referensi Kakao November 2026 Anjlok 7,33% Jadi US$5.613,60 per Ton, BK dan PE Ditetapkan 7,5%
Rincian Harga Karet SGX–SICOM Senin, 2 November 2026
Berikut estimasi harga karet berdasarkan tingkat kadar karet kering (KKK) dengan acuan harga Rp44.468/kg untuk KKK 100%.
| Kadar Karet Kering (KKK) | Harga (Rp/Kg) |
| 100% | 44.468 |
| 70% | 31.127 |
| 60% | 26.681 |
| 50% | 22.234 |
| 40% | 17.787 |
| 30% | 13.340 |
BACA JUGA: Mentan Amran Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas Terkait Penyelewengan Beras SPHP
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global. (A3)
