Harga Karet SGX–SICOM Jumat (30/10) Anjlok Rp1.114 Jadi Rp45.093/Kg, Petani Diminta Jaga Kualitas Bokar

AGRICOM
Dok. Istimewa / Harga karet SGX–SICOM pada Jumat (30/10/2026) turun tajam Rp1.114/kg menjadi Rp45.093/kg untuk KKK 100%, seiring melemahnya harga SICOM ke 250,0 US cent/kg dan perubahan nilai tukar rupiah.
Harga karet SGX–SICOM terkoreksi dari 255,4 menjadi 250,0 US cent/kg. Dengan kurs Rp18.037 per dolar AS, harga karet KKK 100% turun menjadi Rp45.093/kg, sehingga petani diminta menjaga kualitas bokar dan mewaspadai penurunan harga yang tidak wajar.

AGRICOM, PALEMBANG – Harga karet berdasarkan perdagangan SGX–SICOM pada Jumat (30/10/2026) mengalami koreksi tajam sebesar Rp1.114/kg menjadi Rp45.093/kg untuk kadar karet kering (KKK) 100%.

Penurunan tersebut terjadi seiring melemahnya harga karet SICOM dari 255,4 US cent/kg pada Kamis (29/10/2026) menjadi 250,0 US cent/kg, dengan nilai tukar rupiah sebesar Rp18.037 per dolar AS.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM Naik Rp185 Jadi Rp46.207/Kg pada 29 Oktober 2026

Dengan perubahan harga internasional dan kurs tersebut, harga karet acuan untuk KKK 100% tercatat Rp45.093/kg. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga sehari sebelumnya yang mencapai Rp46.207/kg.

“Koreksi harga tersebut perlu dicermati oleh petani dan pelaku usaha karet. Namun, pelemahan harga acuan internasional tidak boleh dijadikan alasan bagi pembeli untuk menekan harga bahan olah karet (bokar) petani secara tidak wajar, kata Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Jumat (30/10).

BACA JUGA: RSPO Tegaskan Toleransi Nol Pembakaran, Perketat Sertifikasi Sawit Berkelanjutan Jelang RT2026

Petani Diminta Menjaga Kualitas Bokar

Menurut Rudi, petani tetap perlu menjaga kualitas bokar dan meningkatkan kadar karet kering (KKK) agar memperoleh nilai jual yang lebih baik.

Di sisi lain, transparansi dalam perdagangan juga harus menjadi perhatian pembeli, Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), serta pabrik pengolahan karet.

BACA JUGA: Cegah Kebakaran Lahan Perkebunan, Kementan Perkuat PLTB dan Kesiapsiagaan

Penimbangan harus dilakukan secara jujur, sementara setiap potongan harga perlu disampaikan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menekankan bahwa penurunan harga di pasar internasional seharusnya direspons dengan mekanisme perdagangan yang adil, bukan dengan membebankan seluruh tekanan pasar kepada petani.

BACA JUGA: Mentan Amran Ungkap Dugaan Penyelewengan 600 Ton Beras SPHP, Dijual sebagai Beras Premium Rp17.000/Kg

Rincian Harga Karet Berdasarkan Kadar Karet Kering (KKK)

Berikut harga karet SGX–SICOM Jumat (30/10/2026) berdasarkan variasi KKK:

Kadar Karet Kering (KKK) Harga (Rp/Kg)
100% Rp45.093
70% Rp31.565
60% Rp27.056
50% Rp22.546
40% Rp18.037
30% Rp13.528

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global. (A3)

Pos terkait