AGRICOM, PEKANBARU – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 24 Desember 2025 hingga 13 Januari 2026. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Plasma Provinsi Riau yang tertuang dalam Surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 47, harga TBS untuk tanaman umur 9 tahun naik sebesar Rp 4,54 per kilogram menjadi Rp 3.516,32 per kg.
Data yang dihimpun Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau menunjukkan, harga TBS sawit plasma ditetapkan bervariasi sesuai umur tanaman. Untuk sawit umur 3 tahun, harga berada di level Rp 2.704,45 per kg. Selanjutnya, sawit umur 4 tahun ditetapkan Rp 3.071,23 per kg dan umur 5 tahun sebesar Rp 3.256,66 per kg.
BACA JUGA:
- Harga TBS Sawit Sumut Naik Tembus Rp 3.451 per Kg di Periode Akhir 2025–Awal 2026
- Harga TBS Sawit Jambi Akhir 2025 Hingga Awal 2026 Stabil, Tertinggi Rp 3.406,67 per Kg
Harga TBS terus meningkat pada tanaman usia produktif, dengan sawit umur 6 tahun mencapai Rp 3.399,34 per kg, umur 7 tahun Rp 3.471,88 per kg, dan umur 8 tahun sebesar Rp 3.512,96 per kg. Adapun harga tertinggi dicatat pada sawit umur 9 tahun yang mencapai Rp 3.516,32 per kg.
Sementara itu, harga TBS untuk sawit umur 10 hingga 20 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.496,91 per kg. Untuk tanaman yang lebih tua, harga mengalami penyesuaian, yakni sawit umur 21 tahun Rp 3.441,16 per kg, umur 22 tahun Rp 3.387,51 per kg, umur 23 tahun Rp 3.330,43 per kg, umur 24 tahun Rp 3.267,77 per kg, dan umur 25 tahun sebesar Rp 3.197,42 per kg.
Dalam penetapan tersebut, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp 14.216,81 per kg, harga inti sawit (kernel) Rp 11.239,12 per kg, dengan nilai cangkang Rp 20,29 per kg. Sementara itu, indeks K yang digunakan berada pada level 93,37%. (A3)