AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di bursa internasional kembali menguat. Pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026, harga karet di SGX–Sicom tercatat di level US Cent 184,7 per kilogram atau setara Rp30.804 per kilogram, dengan kurs Rp16.678 per dolar AS.
Harga ini mengalami kenaikan kenaikkan signifikan sebesar Rp 376 per kilogram dibandingkan perdagangan Selasa, 6 Januari 2026, yang berada di level Rp30.428 per kilogram.
BACA JUGA:
- Harga Karet SGX–Sicom Selasa (6/1) Naik Lagi, Tertinggi Rp 30.428 per Kg
Penguatan ini memperpanjang tren positif harga karet sejak awal pekan, seiring meningkatnya minat beli dan perbaikan sentimen pasar global. Pelaku pasar menilai penguatan harga karet didorong oleh ekspektasi membaiknya permintaan industri, khususnya dari sektor otomotif dan manufaktur ban, di tengah upaya negara-negara produsen menjaga pasokan.
Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp 30.804 per kg
- KKK 70%: Rp 21.563 per kg
- KKK 60%: Rp 18.482 per kg
- KKK 50%: Rp 15.402 per kg
- KKK 40%: Rp 12.322 per kg
- KKK 30%: Rp 9.241 per kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)