AGRICOM, JAKARTA – Harga Referensi (HR) komoditas biji kakao periode April 2026 ditetapkan sebesar USD 3.190,63/MT, turun sebesar USD 856,82 atau 21,17 persen dari Maret 2026. Hal ini berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada April 2026 menjadi USD 2.886/MT, turun USD 836 atau 22,46 persen dari Maret 2026.
“Penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi peningkatan suplai seiring dengan membaiknya produksi di negara produsen utama, yang tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan,” tutur Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana, dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Selasa (31/3).
BACA JUGA: HPE Biji Kakao Periode Maret 2026 Anjlok 30,44 Persen Akibat Permintaan Melemah
BK Biji Kakao periode 1—30 April 2026 merujuk pada “Kolom Angka 3 Lampiran Huruf B PMK Nomor 38 Tahun 2024 jo. PMK Nomor 68 Tahun 2025”, yaitu sebesar 5 persen. Sementara itu, PE Biji Kakao periode 1—30 April 2026 merujuk pada “Lampiran Huruf C PMK Nomor 69 Tahun 2025 jo. PMK Nomor 9 Tahun 2026”, yaitu sebesar 5 persen.
Komoditas lainnya, yakni HPE produk kulit periode April 2026 tidak berubah dari Maret 2026. Sementara itu, komoditas getah pinus periode April 2026 ditetapkan sebesar USD 916/MT, meningkat USD 13 atau 1,44 persen dari periode Maret 2026.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO April 2026 Naik ke USD 989,63/MT, Ini Dampaknya ke Bea Keluar
Di sisi lain, HPE produk kayu meningkat pada beberapa jenis, yaitu veneer dari hutan alam dan hutan tanaman, wooden sheet for packing box dan kayu olahan dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis meranti, rimba campuran serta sortimen lainnya jenis eboni dan dari hutan jenis pinus dan gemelina, akasia, sengon, karet, balsa, eucalyiptus, dll.
Sementara itu, HPE turun untuk kayu olahan dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis merbau dan sortimen lainnya jenis jati. Selanjutnya, tidak ada perubahan HPE untuk wood in chips or particle, chipwood, serta kayu olahan dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis hutan tanaman jenis sungkai dan kayu olahan khusus jenis merbau dengan luas penampang 4.000—10.000 mm2 periode April 2026.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Selasa (31/3) Naik Lagi ke Rp33.917/Kg, Tren Penguatan Makin Kokoh
Penetapan HR CPO, HR dan HPE biji kakao, HPE produk kulit, HPE produk kayu dan HPE getah pinus tercantum dalam “Kepmendag Nomor 560 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar dan tarif layanan Badan Layanan Umum”. (A3)