AGRICOM, PALEMBANG — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan kembali bergerak naik pada awal Januari 2026. Hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Sumatera Selatan menetapkan, untuk periode I Januari 2026 (1–15 Januari), TBS sawit usia 10–20 tahun mengalami kenaikan Rp 13,37 per kg menjadi Rp 3.408,40 per kg.
Kenaikan tersebut mencerminkan perbaikan harga di tingkat pabrik yang kemudian berdampak pada penyesuaian harga beli TBS petani. Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan mencatat, harga TBS untuk berbagai kelompok umur ditetapkan dengan rentang berbeda sesuai produktivitas tanaman.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Senin (12/1) Turun Tipis Menjadi Rp 14.401 per Kg
Untuk sawit berumur 3 tahun, harga berada di level Rp 2.878,29 per kg, usia 4 tahun Rp 2.967,36 per kg, dan usia 5 tahun Rp 3.101,60 per kg. Sementara itu, kelompok umur 6 tahun ditetapkan Rp 3.139,88 per kg, umur 7 tahun Rp 3.140,00 per kg, dan umur 8 tahun Rp 3.241,63 per kg.
Memasuki umur 9 tahun, harga TBS mencapai Rp 3.300,24 per kg. Kelompok tanaman paling produktif, yakni umur 10 hingga 20 tahun, dipatok Rp 3.408,40 per kg. Adapun untuk tanaman yang lebih tua, harga ditetapkan sebagai berikut: umur 21 tahun Rp 3.396,91 per kg, umur 22 tahun Rp 3.401,00 per kg, umur 23 tahun Rp 3.376,90 per kg, umur 24 tahun Rp 3.279,42 per kg, dan umur 25 tahun Rp 3.288,71 per kg.
BACA JUGA: Harga Referensi Minyak Sawit (CPO) Periode Januari 2026 Turun ke USD 915,64 per Ton
Dalam rapat penetapan harga tersebut, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) disepakati sebesar Rp 13.877,17 per kg, sementara harga inti sawit (kernel) berada di level Rp 10.725,35 per kg. Nilai cangkang tercatat Rp 18,16 per kg dengan indeks K sebesar 92,53 persen. (A3)