AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di bursa Singapore Exchange (SGX Sicom) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026. Berdasarkan data pasar, kontrak karet tercatat di level 183,5 sen AS per kg atau setara Rp 30.811 per kg.
Dengan pada kurs Rp 16.791 per dolar AS, harga karet menunjukkan penurunan Rp 226 per kg dibandingkan perdagangan Selasa, 13 Januari 2026, yang masih berada di level Rp 31.037 per kg.
Pelemahan harga di pasar berjangka ini turut berdampak pada perhitungan harga karet berdasarkan kadar karet kering (KKK) di berbagai tingkat mutu. Untuk KKK 70%, harga tercatat sekitar Rp 21.568 per kg. Sementara itu, KKK 60% berada di level Rp 18.487 per kg, dan KKK 50% di kisaran Rp 15.406 per kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Selasa (13/1) Kembali Naik, Tembus Rp 31.037 per Kg
Adapun untuk mutu yang lebih rendah, KKK 40% dihitung sekitar Rp 12.324 per kg, sedangkan KKK 30% berada di level Rp 9.243 per kg. Variasi harga ini mencerminkan pengaruh langsung fluktuasi pasar global terhadap nilai jual karet di berbagai segmen kualitas.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Arpian, kembali mengingatkan pentingnya menjaga mutu sejak proses pengolahan di kebun. Penggunaan bahan pembeku yang dianjurkan, tidak mencampurkan bokar dengan benda asing seperti tatal, tanah, atau material lain, serta penyimpanan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung, menjadi langkah dasar yang harus konsisten dilakukan.
“Bokar tidak disarankan untuk direndam di kolam atau disimpan dalam kondisi yang dapat menurunkan kualitas. Praktik-praktik lama yang masih ditemukan di sejumlah sentra karet, termasuk wilayah Musi Rawas dan Lubuk Linggau, dinilai berpotensi menekan harga jual di tingkat petani,” ungkap Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Arpian kepada Agricom.id, Rabu (14/1).
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Senin (12/1) Turun Tipis, Tertinggi Rp 30.753 per Kg
Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% = Rp. 30.811,-/Kg
- KKK 70% = Rp. 21.568,-/Kg
- KKK 60% = Rp. 18.487,-/Kg
- KKK 50% = Rp. 15.406,-/Kg
- KKK 40% = Rp. 12.324,-/Kg
- KKK 30% = Rp. 9.243,-/Kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)