AGRICOM, PALEMBANG — Tren penguatan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan berlanjut pada periode II Januari 2026. Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Sumatera Selatan menyepakati kenaikan harga TBS sebesar Rp 61,09/kg untuk sawit usia produktif 10–20 tahun.
Dengan penyesuaian tersebut, harga TBS sawit acuan periode 16–31 Januari 2026 ditetapkan menjadi Rp 3.469,49/kg. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan pada komponen pembentuk harga, terutama minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel).
BACA JUGA: Harga Referensi Minyak Sawit (CPO) Periode Januari 2026 Turun ke USD 915,64 per Ton
Dalam penetapan kali ini, harga CPO ditetapkan sebesar Rp 14.038,97/kg, harga kernel Rp 11.267,98/kg, dengan nilai cangkang Rp 18,16/kg. Sementara itu, indeks K berada di level 92,53%.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, berikut daftar Harga TBS Sawit Sumsel Periode II Januari 2026:
- Umur 3 tahun: Rp 2.926,71/kg
- Umur 4 tahun: Rp 3.017,43/kg
- Umur 5 tahun: Rp 3.152,47/kg
- Umur 6 tahun: Rp 3.190,03/kg
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Menguat, Periode 21–27 Januari 2026 Naik Rp 22,93 per Kg
- Umur 7 tahun: Rp 3.189,45/kg
- Umur 8 tahun: Rp 3.295,48/kg
- Umur 9 tahun: Rp 3.356,70/kg
- Umur 10–20 tahun: Rp 3.469,49/kg
- Umur 21 tahun: Rp 3.458,37/kg
- Umur 22 tahun: Rp 3.463,66/kg
- Umur 23 tahun: Rp 3.439,24/kg
- Umur 24 tahun: Rp 3.340,79/kg
- Umur 25 tahun: Rp 3.350,99/kg
Penguatan harga TBS ini diharapkan dapat memperbaiki pendapatan petani sawit Sumatera Selatan, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi di tengah dinamika pasar global dan tantangan biaya operasional perkebunan. (A3)