Mentan Amran: Pers Mitra Strategis Negara dalam Menjaga Pangan dan Demokrasi

Mentan Amran: Pers Mitra Strategis Negara dalam Menjaga Pangan dan Demokrasi
Agricom.id

03 February 2026 , 11:17 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membangun optimisme bangsa, saat Retreat PWI 2026 di Bogor, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

 

AGRICOM, BOGOR – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan peran strategis insan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra negara dalam mendukung swasembada pangan, menjaga stabilitas nasional, serta memperkuat ketahanan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menjadi narasumber dalam Retreat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).

Mentan Amran menyatakan, peran pers tidak berhenti pada penyampaian informasi semata, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas ruang publik, menangkal hoaks, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan negara, khususnya di sektor pangan.

“PWI dan wartawan memiliki peran yang sangat penting sebagai pilar demokrasi. Kita perlu berkolaborasi dan terus berpikir positif untuk republik ini,” ujar Mentan Amran, dikutip Agricom.id dari laman Kementan, Senin (2/2).

BACA JUGA: Mentan Amran: Revamping Pupuk Kaltim Naikkan Efisiensi 16%, Produksi Pertanian Melompat

Ia menilai, tantangan besar bangsa ke depan—termasuk mewujudkan swasembada pangan dan visi Indonesia Emas—tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk media.

“Republik ini tidak bisa kita bangun menuju Indonesia Emas dan Indonesia sebagai kekuatan besar tanpa kolaborasi,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan nasional, Mentan Amran menekankan bahwa kehadiran insan pers sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan informasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Senin (2/2) Terkoreksi Tipis, Tren Pasar Global Masih Menguat

“Wartawan sangat dibutuhkan. PWI sangat dibutuhkan kehadirannya untuk membangun negeri yang kita cintai,” katanya.

Retreat PWI Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.” Kegiatan ini diikuti wartawan dari berbagai daerah di Indonesia sebagai wadah konsolidasi dan penguatan peran strategis pers di tengah dinamika nasional dan global.

Mentan Amran juga menekankan pentingnya fungsi kontrol pers melalui kritik yang sehat dan konstruktif, bukan melalui fitnah atau upaya saling menjatuhkan.

BACA JUGA: Harga Referensi dan HPE Biji Kakao Februari 2026 Naik, BK dan Pungutan Ekspor Tetap 7,5 Persen

“Kita membutuhkan kritik yang membangun, bukan fitnah. Bukan saling menjatuhkan sesama anak bangsa. Negara ini harus berkelanjutan hingga ribuan tahun ke depan. Generasi berikutnya menunggu hasil kerja kita semua,” ujarnya.

Menurut Mentan Amran, berbagai capaian pemerintah sejatinya merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa, termasuk insan pers.

“Hasil kerja pemerintah adalah hasil kerja sama seluruh anak bangsa, termasuk wartawan,” lanjutnya.

BACA JUGA: Harga Referensi CPO Februari 2026 Naik Jadi USD 918,47/MT, BK dan Pungutan Ekspor Ikut Menguat

Ia kembali menegaskan bahwa cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan berpengaruh di tingkat global hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Indonesia tidak akan menjadi kekuatan besar tanpa kolaborasi seluruh sektor, termasuk wartawan,” tegas Mentan Amran.

Menutup pernyataannya, Mentan Amran mengajak insan pers untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah melalui pemberitaan yang berimbang, faktual, dan mampu menumbuhkan optimisme bangsa.

“Harapan kami, mari kita bergandengan tangan membangun Republik Indonesia dengan mengangkat berita-berita yang positif dan membangun,” pungkasnya. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP