Mentan Amran dan Gubernur NTB Tanam Bawang Putih di Sembalun, Targetkan Stop Impor 3–4 Tahun

Mentan Amran dan Gubernur NTB Tanam Bawang Putih di Sembalun, Targetkan Stop Impor 3–4 Tahun
Agricom.id

12 February 2026 , 00:14 WIB

Mentan Amran dan Gubernur NTB tanam bawang putih bersama petani Sembalun, memperkuat langkah percepatan swasembada dan menjadikan NTB sebagai fondasi benih nasional. Foto: Kementan

 

AGRICOM, SEMBALUN, LOMBOK TIMUR — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal melakukan tanam bawang putih bersama petani di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi penegasan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat swasembada bawang putih nasional berbasis kawasan.

“Ini kami sedang tanam bawang putih bersama Pak Gubernur. Insyaallah bisa berproduksi 20–30 ton per hektare,” ujar Mentan Amran saat kunjungan kerja di Kecamatan Sembalun.

BACA JUGA: Mentan Amran Targetkan NTB Jadi Motor Swasembada Bawang Putih dan Jagung Nasional

Menurut Amran, strategi percepatan swasembada diarahkan melalui pengembangan kawasan dengan target luasan yang terukur. NTB dinilai memiliki posisi strategis sebagai calon tulang punggung pasokan bawang putih nasional, sekaligus pemasok antarprovinsi.

“Kalau mampu mencapai 50 ribu hektare, minimal 25 ribu hektare saja sudah bisa menyuplai provinsi lain. Kita hentikan impor dalam 3–4 tahun ke depan, paling lambat lima tahun,” tegasnya, dikutip Agricom.id, Kamis (12/2).

Saat ini, NTB memiliki potensi pengembangan lahan bawang putih sekitar 7.750 hektare. Kabupaten Lombok Timur menjadi sentra utama dengan potensi sekitar 2.500 hektare. Kegiatan tanam bersama ini juga menjadi bagian dari pencanangan kawasan strategis bawang putih di daerah tersebut.

BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (11/2) Naik Lagi, Tembus Rp 32.015 per Kg

Amran menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam mengoptimalkan lahan, menggerakkan petani, serta memastikan pendampingan teknis berjalan efektif.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, insyaallah Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam 3–4 tahun. Apalagi jika mendapat dukungan penuh dari Gubernur NTB,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov NTB yang aktif menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari penguatan kawasan produksi, pengembangan perbenihan, hingga integrasi sektor pertanian dan peternakan.

BACA JUGA: Mentan Amran Targetkan NTB Jadi Motor Swasembada Bawang Putih dan Jagung Nasional

Dari sisi kualitas, bawang putih Lombok Timur dinilai sangat kompetitif dibandingkan produk impor karena ditanam di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

“Kualitasnya sangat bagus. Karena itu, pembibitan kita pusatkan di sini. NTB akan menjadi fondasi benih nasional,” kata Amran.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyatakan kesiapan daerah menjadikan Sembalun sebagai pusat pembenihan bawang putih nasional yang terintegrasi dengan kawasan produksi konsumsi di wilayah sekitarnya.

“Alhamdulillah, tahun ini kita sudah menjadi produsen benih bawang putih terbesar di Indonesia. Sesuai arahan Pak Menteri, kawasan Sembalun akan difokuskan untuk pembenihan sekitar 750 hingga 1.000 hektare, sedangkan wilayah di bawahnya difokuskan untuk produksi konsumsi,” jelasnya.

Pemprov NTB juga tengah memetakan kabupaten dataran tinggi lain untuk memperluas kawasan produksi bawang putih konsumsi, sekaligus memperkuat kelembagaan petani dan kemitraan usaha guna menjamin keberlanjutan produksi dan kepastian pasar.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, percepatan swasembada bawang putih nasional dinilai semakin realistis. Di sisi lain, NTB diproyeksikan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra utama bawang putih dan jagung nasional. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP