Wagub Papua Tengah Deinas Geley menegaskan penguatan UMKM, koperasi, pertanian, perikanan, serta penataan tambang rakyat sebagai fondasi kesejahteraan berkelanjutan. Foto: Humas Pemprov Papua Tengah
AGRICOM, NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan arah baru pembangunan ekonomi daerah yang berpijak pada kekuatan rakyat dan pengelolaan potensi lokal secara terintegrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Talkshow KADIN Papua Tengah di Resto Jakarta Nabire, Rabu (25/2/2026). Di hadapan pelaku UMKM, HIPMI, ASPINDO, KAPP, serta para pemangku kepentingan, Deinas menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi harus menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat.
“Papua Tengah memiliki sumber daya melimpah di berbagai sektor, mulai dari pertambangan rakyat, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga komoditas unggulan seperti kopi Papua yang memiliki potensi menembus pasar nasional dan internasional,’ ungkapnya, dikutip Agricom.id dari KBRN RRI, Kamis (26/2).
BACA JUGA: Tak Ada Ruang Main Harga! Kementan Kawal Ketat Pasokan Daging dan Telur Selama Ramadan
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan potensi tersebut secara terarah dan didukung regulasi yang jelas, agar manfaat ekonominya langsung dirasakan masyarakat setempat.
Penataan pertambangan rakyat menjadi salah satu prioritas. Pemerintah daerah berupaya memastikan aktivitas tambang berjalan legal, tertib, dan aman. Kepastian hukum dinilai krusial untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sektor tersebut.
Di sisi lain, penguatan koperasi dan UMKM diposisikan sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Pemerintah mendorong kemudahan akses permodalan, pembinaan manajemen usaha, serta perluasan jaringan pemasaran agar pelaku usaha lokal mampu meningkatkan daya saing.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (25/2) Naik Tajam, Tembus Rp 33.408 Per Kg
Pada sektor pertanian, pembukaan lahan produktif berbasis teknologi modern diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Sementara itu, sektor perikanan diperkuat melalui pengembangan sentra produksi dan peningkatan kualitas hasil tangkapan.
Pemberdayaan perempuan juga menjadi bagian integral dari strategi pembangunan, melalui pelatihan teknis dan manajerial guna memperluas peran mereka dalam aktivitas ekonomi.
Deinas menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Papua Tengah sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, termasuk generasi muda. Ia mendorong anak-anak muda untuk berani mengambil peran sebagai motor penggerak perubahan.
Menurutnya, Papua Tengah tidak kekurangan potensi. Tantangan utama adalah keberanian dan komitmen bersama dalam mengelola sumber daya tersebut demi kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. (A3)