AGRICOM, JAMBI — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan pada periode 13 Maret hingga 2 April 2026. Berdasarkan hasil penetapan tim harga TBS provinsi, harga untuk tanaman usia 10 hingga 20 tahun naik sebesar Rp114,43 per kilogram menjadi Rp3.669,78/kg.
Dalam periode yang sama, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.585,43/kg, sedangkan harga inti sawit (kernel) berada di angka Rp13.798,19/kg, dengan indeks K sebesar 93,63%.
BACA JUGA:
- Harga TBS Sawit Plasma Riau Tembus Rp3.886/Kg di Periode Akhir Maret 2026
- Harga TBS Sawit Kaltim Naik Tipis di Awal Maret 2026, Tertinggi Rp 3.266/Kg
Kenaikan ini mencerminkan perbaikan harga di tingkat petani, seiring dengan kondisi pasar komoditas sawit yang relatif stabil dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data yang diperoleh Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS untuk berbagai kelompok umur menunjukkan variasi. Tanaman usia 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.850,26/kg, usia 4 tahun Rp3.058,10/kg, dan usia 5 tahun Rp3.197,65/kg. Sementara itu, usia 6 tahun mencapai Rp3.330,37/kg dan usia 7 tahun Rp3.414,22/kg.
BACA JUGA:
- Kementan Perkuat Strategi Mitigasi Kekeringan, Jaga Produktivitas Perkebunan Nasional
- Dorong Nilai Tambah dan Lapangan Kerja, Mentan Amran Tancap Gas Hilirisasi Pertanian
Selanjutnya, harga TBS untuk usia 8 tahun tercatat Rp3.488,15/kg dan usia 9 tahun Rp3.555,99/kg. Untuk usia produktif utama, yakni 10 hingga 20 tahun, berada di level tertinggi sebesar Rp3.669,78/kg.
Adapun untuk tanaman yang lebih tua, harga mulai mengalami penyesuaian. Usia 21 hingga 24 tahun ditetapkan Rp3.562,26/kg, sementara usia 25 tahun berada di level Rp3.404,15/kg.
Penguatan harga TBS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan petani sawit di Jambi, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi di tengah dinamika pasar global. (A3)