Harga TBS Sawit Kalbar Naik, Periode II April Tembus Rp3.827/Kg

Harga TBS Sawit Kalbar Naik, Periode II April Tembus Rp3.827/Kg
Agricom.id

27 April 2026 , 20:51 WIB

Kenaikan harga TBS di Kalimantan Barat mengikuti penguatan harga CPO dan kernel, dengan kelompok umur produktif mencatat level tertinggi. Foto: Agricom.id

 

AGRICOM, PONTIANAK – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengalami kenaikan pada periode II April 2026. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga, TBS untuk kelompok umur 10 hingga 20 tahun ditetapkan naik sebesar Rp101,26/kg menjadi Rp3.827,54/kg.

Penetapan ini berlaku untuk pembayaran TBS periode 8–15 April 2026, yang mencerminkan adanya perbaikan harga di tingkat petani seiring penguatan harga komoditas turunan sawit.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun, Sentuh Rp3.948/Kg di Periode 22-28 April 2026

Dalam penetapan tersebut, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.709,32/kg dan harga kernel (inti sawit) sebesar Rp15.785,29/kg, dengan indeks K sebesar 91,72%.

Berdasarkan data yang diperoleh Agricom.id dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, harga TBS berdasarkan umur tanaman menunjukkan variasi. Untuk usia 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.877,26/kg, usia 4 tahun Rp3.086,20/kg, usia 5 tahun Rp3.309,62/kg, dan usia 6 tahun Rp3.450,99/kg.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Tembus Rp4.040/kg di Periode II April 2026

Selanjutnya, usia 7 tahun berada di level Rp3.575,03/kg, usia 8 tahun Rp3.677,51/kg, dan usia 9 tahun Rp3.746,73/kg. Sementara itu, kelompok umur produktif 10–20 tahun mencapai Rp3.827,54/kg.

Untuk tanaman yang lebih tua, harga tercatat mulai menurun, yakni usia 21 tahun sebesar Rp3.782,88/kg, usia 22 tahun Rp3.749,74/kg, usia 23 tahun Rp3.703,62/kg, usia 24 tahun Rp3.602,76/kg, dan usia 25 tahun sebesar Rp3.509,09/kg.

BACA JUGA: Hilirisasi Perkebunan Digenjot, Indonesia Bidik Kemandirian Energi Nasional

Kenaikan harga TBS ini menunjukkan adanya perbaikan di sektor hulu, terutama pada kelompok umur produktif yang tetap menjadi penopang utama produksi. Ke depan, pergerakan harga TBS diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika harga CPO global serta kondisi permintaan dan pasokan di dalam negeri. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP