Harga karet global di bursa SGX-Sicom menguat tipis pada 30 April 2026 dan menutup bulan April di level tinggi, menandakan tren kenaikan masih bertahan. Foto Istimewa
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet global di bursa SGX-Sicom pada perdagangan Kamis, 30 April 2026, ditutup menguat tipis dan tetap bertahan di level tinggi. Harga tercatat sebesar US Cent 215,4/kg, atau setara Rp37.128/kg.
Harga ini naik Rp30/kg dibandingkan perdagangan Rabu, 29 April 2026 yang berada di level Rp37.098/kg.
Penguatan tipis di penghujung bulan ini menegaskan bahwa tren kenaikan harga karet masih terjaga hingga penutupan April, setelah sebelumnya mengalami lonjakan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Rabu (29/4) Naik Tajam, Tembus Rp37.098 per Kg
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel Rudi Arpian, harga karet global tetap menunjukkan kekuatan dengan bertahan di level tinggi setelah lonjakan di hari-hari sebelumnya. Pergerakan yang relatif stabil ini menandakan tren naik tidak hanya kuat, tetapi juga mampu dipertahankan hingga akhir bulan.
“Sepanjang pekan terakhir April, harga bergerak konsisten menguat dengan sesekali koreksi tipis yang bersifat sehat. Hal ini mencerminkan pasar yang semakin solid, dengan kepercayaan yang terus meningkat dan arah tren yang semakin jelas,” kata Rudi, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Kamis (30/4).
“Dengan penutupan bulan yang kuat, April menjadi periode penting yang menegaskan peralihan pasar ke fase penguatan yang lebih meyakinkan,” tambah Rudi.
BACA JUGA: Kemendag Terbitkan Permendag Baru untuk Perkuat Swasembada Pangan dan Kendalikan Impor
Di tengah lonjakan harga tersebut, petani tetap diharapkan menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga karet yang diterima petani akan meningkat,” pungkas Rudi.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Rabu (29/4) Naik ke Rp15.220/Kg, Bursa Malaysia Bergerak Terbatas
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp37.128/Kg
- KKK 70% : Rp25.990/Kg
- KKK 60% : Rp22.277/Kg
BACA JUGA: Kolaborasi Indonesia dan Australia Perkuat Irigasi Lahan Rawa di Kalimantan Tengah
- KKK 50% : Rp18.564/Kg
- KKK 40% : Rp14.851/Kg
- KKK 30% : Rp11.138/Kg
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 24-30 April 2026 Turun, Tertinggi Rp 3.894,43/Kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)