AGRICOM, Jakarta – Harga karet di bursa SGX-Sicom berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan Selasa (28/7/2026) setelah sempat terkoreksi sehari sebelumnya. Harga karet tercatat sebesar 218,0 sen AS per kilogram, atau setara Rp39.033 per kilogram dengan kurs Rp17.905 per dolar AS.
Dibandingkan perdagangan Senin (27/7/2026) yang berada di level Rp38.806 per kilogram, harga karet naik Rp227 per kilogram, sekaligus kembali menembus level psikologis Rp39.000 per kilogram.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan rebound tipis pada awal pekan menjadi sinyal bahwa pasar masih memiliki daya tahan yang cukup baik.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Turun Tipis di Awal Pekan, Tertinggi Rp38.806/Kg
“Kenaikan tersebut menunjukkan minat beli masih cukup kuat untuk menjaga harga tetap berada di level tinggi. Meskipun penguatannya belum signifikan, pergerakan ini mengindikasikan pasar belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti,” kata Rudi dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Selasa (28/7).
Ia menjelaskan, pola pergerakan harga dari Senin ke Selasa membentuk fase koreksi tipis yang diikuti rebound, mencerminkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan positif.
“Apabila momentum penguatan terus berlanjut hingga pertengahan pekan, harga karet berpeluang kembali menguji kisaran Rp39.500 hingga Rp40.000 per kilogram,” pungkasnya.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp39.033/kg
- KKK 70%: Rp27.323/kg
- KKK 60%: Rp23.420/kg
BACA JUGA: Mahindra dan RMA Indonesia Hadirkan Traktor OJA 3140, Dukung Modernisasi Pertanian Nasional
- KKK 50%: Rp19.517/kg
- KKK 40%: Rp15.613/kg
- KKK 30%: Rp11.710/kg
BACA JUGA: Harga CPO Awal Pekan Tertekan, Tender KPBN Berakhir Withdraw
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)