Harga CPO KPBN Inacom naik Rp92/kg menjadi Rp15.800/kg pada Jumat (28/8/2026), sementara kontrak CPO November di Bursa Malaysia menguat 0,89% ke RM4.859 per ton.
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang ditetapkan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali menguat pada Jumat (28/8/2026). Harga CPO ditetapkan sebesar Rp15.800/kg, naik Rp92/kg atau 0,59% dibandingkan penawaran tertinggi sehari sebelumnya yang mencapai Rp15.708/kg.
Berdasarkan informasi KPBN yang diterima Agricom, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp15.800/kg.
BACA JUGA: Tender CPO KPBN Inacom Masih Withdraw, Harga Penawaran Tertinggi Naik Rp108/Kg
Sementara itu, harga CPO FOB Talang Duku dibuka pada Rp15.550/kg. Namun, tender berakhir withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi tercatat Rp15.385/kg.
Kondisi serupa terjadi di Franco Teluk Bayur. Harga dibuka Rp15.600/kg, tetapi tender juga berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp15.425/kg.
Untuk komoditas Palm Kernel (PK), harga Franco Belawan ditetapkan Rp13.550/kg.
BACA JUGA: GAPKI dan PWI Perkuat Sinergi Media, Kawal Industri Sawit Nasional
Bursa Malaysia Kembali Menguat
Penguatan juga terjadi pada perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives, Jumat (28/8/2026). Pergerakan harga ditopang kenaikan harga minyak kedelai serta kekhawatiran terhadap prospek produksi sawit dalam beberapa waktu mendatang.
Mengutip Reuters, kontrak CPO acuan untuk pengiriman November 2026 naik RM43 per ton atau 0,89% menjadi RM4.859 per ton pada jeda perdagangan tengah hari.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Turun 1,88% pada Rabu (26/8)
Kenaikan harga minyak kedelai menjadi salah satu faktor pendukung bagi pasar CPO, sementara kekhawatiran terhadap prospek produksi memberikan sentimen tambahan bagi harga minyak sawit.
Dengan penguatan tersebut, pasar CPO domestik dan Bursa Malaysia sama-sama menunjukkan pergerakan positif pada akhir perdagangan pekan ini. (A3)