Pasar Mitra Tani Kementan Kembali Gelar Cabai Rawit Murah - Rp 32.000 per kg

Pasar Mitra Tani Kementan Kembali Gelar Cabai Rawit Murah - Rp 32.000 per kg
Agricom.id

02 April 2021 , 06:14 WIB

Agricom.id, JAKARTA – Gelar pangan murah (GPM) cabai rawit merah oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pasar Mitra Tani (PMT/TTIC) digelar di 57 titik di wilayah Jakarta, Bogor Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak 8 - 30 Maret 2021. GPM juga dilakukan di 25 wilayah di Jakarta, Depok, dan Bogor dengan harga khusus Rp 32.000 per kg. Harga khusus karena sangat jauh berbeda dengan harga di eceran DKI Jakarta yang masih di atas Rp 100 ribu per kg.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi mengatakan, sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan, GPM ini untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan jelang Ramadhan dan Idul Fitri dan akan terus dilakukan, termasuk cabai rawit merah karena sampai akhir Maret, komoditas ini masih terpantau mahal hampir di semua wilayah.

"Permintaan kebutuhan pangan tentu akan meningkat jelang puasa sampai Idul Fitri, namun kita antisipasi dengan GPM, termasuk saat ini kita lanjutkan GPM cabai rawit merah dengan harga khusus Rp 32 ribu per kg agar harga segera turun dan stabil," ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa ketersediaan pangan terutama 11 komoditas pangan pokok/strategis yang dipantau pemerintah dalam kondisi aman dan terkendali.

"Pak Menteri Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan bahwa ini bagian dari upaya kita agar ketahanan pangan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau," pungkasnya.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengatakan, GPM cabai ini dilaksanakan di 25 titik oleh PMT di pasar, kelurahan, rumah susun, dan lainnya.

"Ini intervensi yang kita lakukan agar masyarakat mendapat cabai dengan harga yang terjangkau. Kita tahu, komoditas ini masih relatif mahal. Selain itu ini juga untuk membantu masyarakat dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional," ujar Risfaheri ketika dihubungi, Rabu (31/03/2021), dalam keterangan tertulis yang diterima Agricom.id.

Dia menambahkan, pasokan cabai ke PMT diperoleh dari champion cabai binaan Direktorat Jenderal Hortikuktura dari Kabupaten Magelang karena saat ini mulai banyak panen.

"Gelar cabai rawit murah ini akan berlangsung sekitar 7 hari. Cabai akan datang langsung dari petani setiap hari ke PMT/TTIC Jakarta sehingga cabai selalu fresh, dan akan segera kita salurkan melalui gelar cabai murah ke beberapa titik GPM. Kita harapkan, upaya ini dapat membantu menstabilkan harga pangan khususnya cabai rawit merah menjelang Ramadhan," ujarnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Bambang Sugiharto mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan cabai rawit merah karena sejumlah wilayah sentra cabai rawit saat ini telah memasuki musim panen.

"Panen di wilayah sentra cabai sudah melimpah dan harga di tingkat petani sudah relatif murah, namun masih menguntungkan petani. Memang, harga di tingkat konsumen saat ini masih tinggi. Kita akan atasi ini dengan mengadakan gelaran cabai murah" ungkapnya.

Dikutip dari laman Instagram Badan Ketahanan Pangan, 25 titik gelaran cabai murah yang dilaksanakan dari tanggal 31 maret - 6 April 2021 adalah PMT Pasar Minggu, PMT Klender, PMT Depok, PMT Bogor Cimanggu, PMT Bogor Taman Kencana, Pasar Lenteng Agung, Kelurahan Pademangan Timur, Kelurahan Tebet Barat, Rusun Pangadengan, Rusun Daan Mogot, Pasar Jatinegara, Kelurahan Manggarai Selatan, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Rusun Tipar Cakung, Rusun Penggilingan. Pasar Cengkareng, Kelurahan Koja, Kelurahan Pesanggaran, Rusun Cipinang B Selatan, dan Rusun Muara Baru. (A2)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP