Harga Referensi Biji Kakao Periode Maret 2024 Menguat, Tarif Bea Keluar Tetap

Harga Referensi Biji Kakao Periode Maret 2024 Menguat, Tarif Bea Keluar Tetap
Agricom.id

06 March 2024 , 11:58 WIB

Komoditas biji kakao pada bulan Maret 2024 telah ditetapkan sebesar USD 5.396,52 per metrik ton, mengalami kenaikan sebesar USD 1.050,83 atau 24,18 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Foto: Ist

 

AGRICOM, JAKARTA – Harga Referensi (HR) untuk komoditas biji kakao pada bulan Maret 2024 telah ditetapkan sebesar USD 5.396,52 per metrik ton, mengalami kenaikan sebesar USD 1.050,83 atau 24,18 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada bulan yang sama menjadi USD 5.034 per metrik ton, naik sebesar USD 1.022 atau 25,47 persen dari periode sebelumnya.

Meskipun terjadi peningkatan harga, hal ini tidak mempengaruhi besaran Bea Keluar (BK) biji kakao yang tetap pada 15 persen sesuai dengan ketentuan kolom 4 Lampiran huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 71 Tahun 2023.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso menjelaskan, peningkatan HR dan HPE biji kakao antara lain disebabkan oleh meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi terutama di negara produsen di wilayah Afrika, seperti Pantai Gading, Ghana, dan Nigeria, akibat adanya fenomena El Nino.

Baca juga: Harga Referensi CPO Turun, Berikut Tarif BK Dan PE CPO Periode 1 Hingga 31 Maret 2024

“Selain itu, kebijakan Pemerintah Pantai Gading yang menghentikan penjualan karena terus menurunnya produksi serta pelemahan kurs Dolar AS juga menjadi faktor yang memengaruhi,” jelas Budi, dikutip Agricom.id dari laman Kemendag.

Di sisi lain, HPE produk kulit periode Maret 2024 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Sedangkan HPE produk kayu periode Maret 2024 mengalami peningkatan pada beberapa jenis kayu yaitu veneer dari hutan tanaman, kayu gergajian dengan luas penampang 1.000--4.000 mm2  dari jenis sortimen lainnya jenis eboni dan jati. Sedangkan HPE kayu gergajian dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis merbau dan dari hutan tanaman jenis sengon mengalami penurunan.

Penetapan HPE biji kakao, produk kulit, dan produk kayu tercantum dalam Kepmendag Nomor 198Tahun  2024  tentang  Harga  Patokan  Ekspor  dan  Harga  Referensi  atas  Produk  Pertanian  dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP