Pelemahan harga karet di SGX–Sicom pada Senin (2/3/2026) menekan harga karet domestik, setelah pekan lalu sempat menyentuh level tertinggi Februari. Foto: Istimewa
AGRICOM, JAKARTA – Memasuki awal Maret, harga karet global mengalami koreksi setelah penguatan kuat di pekan terakhir Februari, tercatat harga karet di bursa Singapore Exchange (SGX) – Sicom pada Senin, 2 Maret 2026, ditutup sebesar US Cent 200,7/Kg atau setara Rp 33.507/Kg, dengan kurs Rp 16.695 per dolar AS.
Angka tersebut turun signifikan sebesar Rp 591/Kg dibandingkan posisi Jumat, 27 Februari 2026, yang berada di level Rp 34.098/Kg. Koreksi ini terjadi setelah harga sempat menguat tajam pada pekan terakhir Februari.
BACA JUGA: Harga Karet SGX Sicom Jumat (27/2) Turun Tipis, Tertinggi Rp 34.098 per Kg
Secara teknikal, pelemahan ini mencerminkan koreksi wajar setelah reli kuat yang terjadi di akhir Februari. Meskipun turun, harga masih berada di atas level psikologis Rp 33.000/Kg, yang menunjukkan struktur pasar belum sepenuhnya berbalik arah.
Sekretaris DPW Asosiasi Produsen Karet Indonesia Sumatera Selatan (Apkarindo Sumsel), Rudi Arpian mengatakan, pergerakan ini masih dalam batas sehat dan menjadi bagian dari ritme pasar yang normal.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik Rp 6,38/Kg di Periode 25 Februari–3 Maret 2026
“Meski terjadi penyesuaian di awal bulan, arah tren besar tetap terjaga. Struktur harga masih kuat dan memberi ruang konsolidasi sebelum pergerakan berikutnya,” ujar Rudi, dikutip Agricom.id, Senin 2 Maret 2026.
Rudi berharap, petani tetap menjaga mutu bokar dan konsistensi produksi agar peluang dari tren harga yang membaik tetap bisa dimanfaatkan optimal.
BACA JUGA:
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp 33.507/Kg
- KKK 70%: Rp 23.455/Kg
- KKK 60%: Rp 20.104/Kg
- KKK 50%: Rp 16.754/Kg
- KKK 40%: Rp 13.403/Kg
- KKK 30%: Rp 10.052/Kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)