Gapoktan Harapan Mukti Panen Perdana Padi Gogo Tumpangsari di Lahan Sawit


AGRICOM, SUMSEL – Melalui Program Kelapa Sawit Tumpang Sari Tanaman Pangan (Kesatria) yang terus di sosialisasikan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Mukti di Desa Gedung Rejo, Kecamatan Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berhasil melakukan panen perdana padi gogo di perkebunan sawit pada Rabu, 26 Juni 2024.

Menurut Ketua Gapoktan Harapan Mukti, Pujono, panen ini merupakan hasil dari inisiasi penanaman yang dilakukan pada bulan Maret lalu, Pujono juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementan,

“Dengan adanya panen perdana ini, kami berharap bisa menjadi percontohan bagi kelompok tani lain agar mau menanam padi gogo di sela tanaman kelapa sawit,” ujar Pujono, di kutip Agricom.id dari laman resmi Kementan di tulis Selasa 2 Juli 2024.

BACA JUGA: 

Kementan Tinjau Langsung Panen Padi dan Pabrik Gula di Cirebon

Bupati Sintang Resmikan PKS Mini Pertama Milik Gapoktan Tuah Telaga

Pujono berharap pemerintah terus mendukung kegiatan ini, terutama untuk pengairan pada musim kemarau dan memberikan sosialisasi tentang cara pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, program Kesatria adalah langkah strategis dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan ketersediaan pangan nasional.

“Penanaman padi gogo dapat dilakukan selama menunggu tanaman sawit menghasilkan atau masa peremajaan sawit, sekaligus dapat menambah penghasilan pekebun,” jelas Andi Nur.

Hal ini sejalan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mendorong perluasan areal tanam (PAT) melalui pompanisasi dan mengoptimalkan tanam padi gogo di wilayah sentra pertanian termasuk di lahan perkebunan.

Karsa, anggota gapoktan yang turut hadir, mengungkapkan kepuasannya dengan hasil panen. Inovasi pupuk cair yang digunakannya berhasil meminimalisir masa tanam hingga panen. “Panen padi di sela tanaman kelapa sawit ini sangat menguntungkan bagi petani. Hasil panen ini sangat membantu perekonomian petani sehingga bisa mendapatkan penghasilan lebih selagi menunggu tanaman sawit menghasilkan,” ujar Karsa.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian, Dabuk Putih, Rusnaini, berharap hasil padi gogo ini bisa dipasarkan lebih luas, sehingga petani semakin bersemangat menanam padi gogo dan bisa mewujudkan swasembada pangan nasional.

Camat Mesuji Raya, Edy Wimarhum, menyebutkan bahwa panen kali ini mencapai 10 ton padi dari lahan seluas 4 hektare. Melihat hasil yang memuaskan, Desa Gedung Rejo telah menyediakan perluasan lahan seluas 25 hektare untuk penanaman padi gogo, yang didukung dengan embung untuk pompanisasi dan pipanisasi serta sarana penampungan air.

Sekretaris Ditjen Perkebunan sebagai Perwakilan Kementan, Heru Tri Widarto mengapresiasi kolaborasi dan peran aktif semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan panen ini. “Alhamdulillah berkat sinergi kita semua, panen melalui program Kesatria ini dapat berhasil tercapai dengan baik. Kementerian Pertanian mengapresiasi semua upaya dan kerja keras para petani, Dinas Provinsi maupun Dinas Kabupaten Sumatera Selatan, Desa Gedung Rejo, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI, serta pihak terkait lainnya,” ujar Heru.

Heru berharap panen ini dapat memotivasi kelompok tani lain untuk turut serta menanam padi gogo di lahan perkebunannya, sehingga memperkuat kedaulatan pangan. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP